Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Atlet Teqball Riau Persembahkan Perak Pertama Indonesia 

T
Penulis: Tim Redaksi❯
Atlet teqball Indonesia asal Riau Sumaya (kiri) menyundul bola ke arah atlet Myanmar Wai Khin Hnin dalam pertandingan final nomor tunggal putri teqball Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang, Ahad (20/9/2026). (DAVID GRAY/AFP)
Atlet teqball Indonesia asal Riau Sumaya (kiri) menyundul bola ke arah atlet Myanmar Wai Khin Hnin dalam pertandingan final nomor tunggal putri teqball Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang, Ahad (20/9/2026). (DAVID GRAY/AFP)

Advertisement

NAGOYA (RIAUPOS.CO) – Teqball baru lahir di Hungaria pada 2012. Delapan tahun kemudian, cabang olahraga (cabor) baru yang menggabungkan sepakbola dan tenis meja itu masuk ke Indonesia seiring disahkannya Pengurus Pusat Indonesia Tekbal (PP InaTeq, kini menjadi PP POTSI) yang dideklarasikan di Jakarta pada 8 Maret 2020.

Tapi, di usia yang sebelia itu, juga di partisipasi pertama di Asian Games, atlet teqball langsung mengharumkan nama Indonesia. Medali perak diraih pada nomor tunggal putri di Nagoya City Higashi Sports Center, Jepang, Ahad (20/9). Medali tersebut dipersembahkan Sumaya, atlet Riau asal Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis.

Sumaya kalah dari wakil Myanmar Wai Khin Hnin dalam pertandingan final yang ketat. Atlet 21 tahun itu sempat memenangi gim pertama 12-10, tetapi kemudian kehilangan dua gim berikutnya dengan skor 8-12 dan 9-12. “Medali perak ini saya persembahkan untuk diri sendiri, keluarga, dan negara,” ujar Sumaya.

Sumaya mengakui, beberapa kesalahan kecil membuat peluangnya meraih emas terlepas. Dia pun masih menyimpan rasa penasaran untuk kembali menghadapi wakil Myanmar tersebut. “Saya bangga dengan diri sendiri walaupun kalah. Saya ingin latihan lebih keras lagi,” ujar Sumaya.

Sumaya berharap, pencapaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuannya di ajang berikutnya. “Sebenarnya pikiran saya cuma ingin satu poin naik, tetapi karena banyak kesalahan jadi susah untuk menang. Saya masih penasaran untuk mengalahkan wakil Myanmar itu,” jelasnya.

Advertisement

Ia menyebutkan, dukungan suporter Tim Indonesia yang hadir langsung turut memberikan energi tambahan selama pertandingan. Kehadiran sejumlah pejabat olahraga Indonesia juga menambah semangatnya di lapangan.

Sumaya mengaku dukungan penonton membantunya mengatasi rasa gugup. Dirinya tidak terlalu tertekan. Nervous masih bisa dialihkan, tetapi memang keadaannya tidak memungkinkan.

Perjalanan Sumaya di tekbal  bermula setelah sebelumnya menekuni sepaktakraw sejak duduk di bangku SMP. Ia kemudian beralih ke teqball setelah tidak terpilih memperkuat tim Riau di PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024.

Menurut Sumaya, tekbal memiliki tingkat kesulitan tersendiri karena gerakan dan ukuran mejanya berbeda. Meski demikian, ia justru menikmati tantangan dari olahraga tersebut. “Kalau sulit, lebih sulit tekbal. Gerakannya berbeda, mejanya kecil, tapi saya lebih menikmati main teqball karena lebih menantang. Saya tidak menyesal pindah ke tekbal,” jelasnya.

Karier Sumaya kemudian berkembang melalui berbagai kompetisi. Mulai dari kejuaraan nasional, International Series di Bangkok, SEA Games, hingga Asian Games. Sebelumnya, ia juga meraih medali perunggu SEA Games pada nomor mixed double.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Harumkan Nama Rupat, Atlet Teqball Bengkalis Sumaya Raih Medali Perak di Asian Games 

Harumkan Nama Rupat, Atlet Teqball Bengkalis Sumaya Raih Medali Perak di Asian Games 

Sumaya, atlet asal Pulau Rupat, Bengkalis sukses sumbang perak pertama dari cabang teqball tunggal putri di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Sumaya Sumbang Perak Pertama Indonesia, Atlet Teqball Torehkan Sejarah di Asian Games 2026

Sumaya Sumbang Perak Pertama Indonesia, Atlet Teqball Torehkan Sejarah di Asian Games 2026

Atlet teqball putri Indonesia asal Riau, Sumaya, menorehkan sejarah pada debut cabang olahraga teqball di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya

Berharap Atlet Padel Dapat Bonus Pemerintah

Berharap Atlet Padel Dapat Bonus Pemerintah

Berharap Atlet Padel Dapat Bonus Pemerintah JAKARTA (RIAUPOS.CO)- Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) menyumbangkan satu medali perak

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer