
PHILLIP ISLAND (RIAUPOS.CO) - Puluhan ribu penggemar bertahan di tengah cuaca buruk Phillip Island, Ahad (25/10). Harapannya, mereka bisa menyaksikan MotoGP di sana untuk terakhir kalinya sebelum Grand Prix Australia pindah ke Adelaide tahun depan.
Sayangnya, balapan dibatalkan. Alasan utamanya: keselamatan. Jarak pandang terbatas membuat helikopter medis tidak aman beroperasi. Sementara itu, evakuasi jalur darat tidak memungkinkan karena perjalanan menuju rumah sakit terdekat memakan waktu lebih dari 45 menit. Sehingga, penyelenggara tidak bisa menjamin keselamatan pembalap jika balapan tetap digelar.
Pembalap tuan rumah Jack Miller tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Apalagi, dia telah menggunakan livery khusus hijau-emas untuk merayakan penampilan terakhir MotoGP di Phillip Island. Setelah lap parade, Miller menghampiri tribun, melemparkan sarung tangan dan sepatu balapnya ke arah penonton, lalu menyampaikan pesan melalui pengeras suara.
Baca Juga: The Blues Kian Terpuruk Tumbang di Kandang, Bukukan Kartu Merah Ke-100
“Ini sungguh tidak menyenangkan,” kata pembalap Pramac Yamaha itu. “Kalian semua harus mengalami situasi yang sangat buruk hari ini, dan saya minta maaf. Setidaknya tahun ini kita bisa ke lintasan, tetapi kenyataan ini sungguh sulit untuk diterima,” lanjut pembalap yang dipastikan pindah ke ajang World Superbike musim depan tersebut.
Selisih Marc-Martin Tetap 10 Poin
Sementara itu, Marc Marquez kehilangan kesempatan memperlebar keunggulan atas Jorge Martin. Padahal, Martin sudah dipastikan absen setelah mengalami cedera pergelangan tangan saat sprint race sehari sebelumnya. Selisih keduanya kini tetap 10 poin.
Marquez pun menyayangkan balapan terakhir di Phillip Island yang batal digelar. “Kondisi lintasan masih bisa diterima, tetapi sayangnya helikopter medis tidak bisa terbang. Jadi, ini demi alasan keselamatan,” ujar Marquez dikutip dari Crash.
Di sisi lain, CEO Aprilia Massimo Rivola mengingatkan bahwa pembatalan tersebut belum tentu menguntungkan Martin. “Saya tidak tahu apakah ini menguntungkan atau merugikan Jorge. Sebab, jika kondisi fisiknya belum pulih, tentu ini bukan hal yang baik. Namun, keputusan itu bukan berada di tangan kami,” ujar Rivola dikutip dari Crash.
Berpacu dengan Waktu
Martin sendiri kini berusaha comeback pada GP Malaysia di Sepang pekan depan. Peluang itu masih terbuka setelah hasil pemeriksaan CT scan memastikan, patah tulang radiusnya tidak mengalami pergeseran.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




