
SEPANG (RIAUPOS.CO) - Pembalap Ducati Marc Marquez kehilangan kesempatan untuk memperlebar jarak dengan pembalap Aprilia Jorge Martin dalam GP Australia di Sirkuit Phillip Island pekan lalu (25/10). Saat Martin dipastikan absen karena cedera setelah terjatuh saat sesi sprint, balapan utama justru harus dibatalkan karena cuaca buruk.
Akibatnya, selisih Marc dan Martin di klasemen sementara tetap 10 poin (365-355). Situasi itu membuat Marc tidak bisa berleha-leha. Apalagi, Martin sudah bisa tampil dalam GP Malaysia di Sirkuit Sepang akhir pekan ini setelah lolos pemeriksaan medis.
“Kemenangan sprint di Australia memberi saya motivasi. Namun, kami harus tetap fokus. Targetnya adalah terus bersaing di barisan depan dan mengelola setiap sesi serta tenaga sebaik mungkin,” tutur Marc dikutip dari laman resmi Ducati.
Tidak Dominan
Marc juga tidak sepenuhnya dominan di Sepang. Juara dunia tujuh kali MotoGP itu baru dua kali menang di sana (pada 2014 dan 2018). Saat kali terakhir tampil pada 2024, Marc juga hanya mampu finis posisi ke-12. Sementara tahun lalu Marc absen karena cedera. “Sepang merupakan sirkuit yang sangat berbeda dibandingkan Phillip Island. Cuaca di sini juga selalu membuat segalanya lebih menantang,” ujar Marc.
Belum Sepenuhnya Pulih
Sementara itu, Martin memang lolos pemeriksaan medis kemarin. Setelah sempat mengalami cedera patah tulang radius (pergelangan tangan) kanan, Martin dinyatakan fit untuk mengikuti sesi latihan bebas pertama di Sepang hari ini (30/10).
Namun, itu bukan berarti Martin dalam kondisi 100 persen. Juara dunia MotoGP 2024 tersebut masih harus memastikan pergelangan tangan kanannya mampu menahan tekanan saat mengendarai motor Aprilia RS-GP. “Saya menjalani perawatan yang diperlukan agar bisa pulih dan tiba di Sepang dalam kondisi sebaik mungkin. Tidak mungkin membuat prediksi apa pun. Kami harus menilai situasinya hari demi hari,” tutur Martín dikutip dari rilis resmi Aprilia Racing.
Peluang Bezzecchi
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




