Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tiga Menit Selamatkan Carrick 

T
Penulis: Tim Redaksi❯
Penyerang Manchester United Matheus Cunha menendang bola yang berbuah gol  dalam pertandingan Liga Champions UEFA melawan AS Roma di Old Trafford, Manchester, Rabu (4/11/2026). (Oli SCARFF/AFP)
Penyerang Manchester United Matheus Cunha menendang bola yang berbuah gol dalam pertandingan Liga Champions UEFA melawan AS Roma di Old Trafford, Manchester, Rabu (4/11/2026). (Oli SCARFF/AFP)

Advertisement

MANCHESTER (RIAUPOS.CO)Michael Carrick sekali lagi menyaksikan keajaiban Old Trafford saat Manchester United menghadapi AS Roma dalam fase league Liga Champions kemarin (4/11). United yang tertinggal dua gol pada 17 menit awal comeback dan menang 3-2 berkat brace Matheus Cunha hanya dalam rentang tiga menit (83’ dan 86’).

Situasinya sama persis seperti saat United comeback dari ketertinggalan tiga gol melawan Atalanta BC dalam fase grup Liga Champions 2021–2022. Bedanya, saat itu Carrick masih jadi asisten Ole Gunnar Solskjaer. Kini, Carrick menduduki kursi panas yang pernah dirasakan Solskjaer.

Saat itu, jabatan Ole juga ada di ujung tanduk. Sama dengan Carrick saat ini. Kemenangan atas AS Roma boleh dibilang menyelamatkan jabatan Carrick yang diklaim akan dieva­luasi saat jeda internasional atau setelah United menghadapi Aston Villa di Premier League akhir pekan ini (8/11).

Kemenangan atas Giallorossi –sebutan AS Roma– sekaligus mengakhiri streak sembilan laga United tanpa kemenangan. “Aku tidak memiliki bola kristal untuk mengetahui apa yang bakal terjadi selanjutnya. Kami masih punya laga di akhir pekan, laga yang sangat penting lawan Aston Villa, yang perlu dipersiapkan lebih baik lagi,” tutur Carrick kepada MUTV.

Titik Balik setelah Turun Minum

Advertisement

Performa United pada babak pertama saat melawan AS Roma memang buruk dan tanpa struktur permainan yang jelas. Tetapi, setelah turun minum, Bruno Fernandes dkk bermain lebih baik. The Red Devils –julukan United– jauh lebih agresif, lebih padat di lini tengah, dan lebih tajam di serangan.

“Kami sudah membahasnya ketika jeda laga dan itu hanya perlu satu momen. Para pemain memanfaatkan setiap peluang kecil dengan sebaik-baiknya dan penampilan fantastis mereka terbayar (dengan kemenangan, Red),” beber Carrick.

Gelandang Youri Tielemans menyebut, taktik Carrick yang meminta pemain bermain dengan garis pertahanan tinggi jadi kunci comeback. ”Karakter permainan seperti itulah yang dibutuhkan United ke depan,” kata kapten timnas Belgia tersebut seperti dikutip dari Manchester Evening News. 

Kecewa Penalti The Red Devils

Sementara itu, allenatore AS Roma Gian Piero Gasperini kecewa dengan hadiah penalti untuk United. Penalti pada menit ke-58 itu dieksekusi Fernandes untuk menjadi gol pertama The Red Devils. Meski, Fernandes beruntung penalti diulang setelah ada pemain AS Roma yang masuk ke kotak 16 sebelum tendangan dilakukan. Dalam kesempatan pertama, Fernandes gagal.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Bruno Fernandes: Michael Carrick Benar Mencoret Saya dari Starting Eleven Manchester United

Bruno Fernandes: Michael Carrick Benar Mencoret Saya dari Starting Eleven Manchester United

Kapten Manchester United Bruno Fernandes mengatakan pelatih kepala Michael Carrick benar untuk mencoretnya dari starting eleven.

Liga Champions: Fans Manchester United Lempar Bola Tenis ke Lapangan sebelum Comeback Menakjubkan

Liga Champions: Fans Manchester United Lempar Bola Tenis ke Lapangan sebelum Comeback Menakjubkan

Matheus Cunha melempar bola tenis keluar lapangan di Old Trafford setelah protes penggemar selama pertandingan Man United melawan AS Roma.

Begini Kata Michael Carrick setelah Manchester United Satu Setrip di Atas Zona Degradasi

Begini Kata Michael Carrick setelah Manchester United Satu Setrip di Atas Zona Degradasi

Michael Carrick optimistis Manchester United akan segera bangkit setelah berada satu setrip di atas cona degradasi usai kalah 2 dari Chelsea

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer