
LENS (RIAUPOS.CO) - Como 1907 mengirimkan sinyal kepada klub-klub Liga Champions bahwa mereka bukan newbie alias klub debutan biasa. Itu setelah I Lariani –julukan Como 1907– menorehkan rekor dalam matchday keempat fase league di Stade Bollaert-Delelis, Lens, Kamis (5/11). Lariani menghancurkan RC Lens dengan skor sangat telak, 9-1.
Skor tersebut belum pernah dicatatkan tim debutan Liga Champions sebelumnya. Di klasemen sementara, Como menempati empat besar dan menempel klub-klub raksasa. Antara lain juara dua musim terakhir, Paris Saint-Germain (PSG), tim tersukses Liga Champions (15 gelar) Real Madrid, dan jawara Premier League Arsenal.
“Malam yang luar biasa untuk Como dan untuk semua fans kami. Tetap rendah hati, bersikap sopan, dan terus bekerja. Kita harus belajar, bukan untuk pamer, karena itulah yang akan membuat klub ini terus maju,” kata allenatore Como Cesc Fabregas kepada Sky Sport Italia.
Baca Juga: Petenis Filipina Alex Eala Kalahkan Valentová untuk Pastikan Tempat di Perempatfinal Hong Kong Open
Dinanti PSG-Barca
Sebelum menghancurkan RC Lens, Como sukses menekuk Manchester United 4-1 di Stadio Giuseppe Sinigaglia dalam matchday ketiga (22/10). Di akhir fase League nanti, Como sudah dinanti PSG dan FC Barcelona alias Barca. Jika sebelumnya Como dianggap bakal jadi bulan-bulanan, situasinya saat ini berbeda.
“Tidak ada yang mustahil (menang, red) meski mereka (PSG dan Barca) dua tim terbaik di Eropa. Hanya, laga-laga itu baru terjadi pada Januari (2027). Masih banyak laga lain yang harus kami jalani sebelumnya,” beber Fabregas.
Tasos Jadi Top Scorer
Anastasios Douvikas hanya striker yang tidak dikenal di awal Liga Champions musim ini. Kini, Tasos –sapaan akrab striker asal Yunani tersebut– menahbiskan namanya sebagai top scorer sementara Liga Champions dengan 6 gol. Tasos pun berada di atas striker top Eropa seperti Erling Haaland (5 gol) serta Kylian Mbappe dan Harry Kane (masing-masing 4 gol).
Baca Juga: Pertahankan Gelar WTA Finals 2026, Petenis Nomor 1 Dunia Elena Rybakina Menghadapi Coco Gauff
Capaian enam gol didapat Tasos dengan selalu mencetak gol dalam empat matchday, termasuk hat-trick ke gawang RC Lens kemarin. Dia pun mengikuti jejak mantan striker Serie A, Alessandro Del Piero (Juventus), yang mencetak gol dalam empat laga Liga Champions berturut-turut.
“Suatu kehormatan besar untukku bisa berada di sana (mencetak gol dalam empat laga beruntun). Aku sangat senang karena rekan satu timku sangat membantuku,” ungkap Tasos kepada Calcio Como.(ren/dns/gem)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




