10 Pebulutangkis Terancam
Redaksi • Rabu, 1 Januari 2014 | 08:16 WIB
JAKARTA (RP) - PP PBSI melakukan penyegaran skuad untuk menyongsong tahun 2014 mendatang.
Sebanyak 72 nama pebulutangkis dipanggil untuk menghuni mess Cipayung. Status pemain Pelatnas pun dibagi menjadi atlet prestasi dan potensi.
Untuk atlet prestasi ada 35 orang sedang 37 lainnya masuk potensi. Atlet prestasi ini menjadi ujung tombak Indonesia mengejar lima milestone induk organisasi bulutangkis tertinggi di Indonesia tersebut.
Kabid Binpres PP PBSI Rexy Mainaky di Cipayung menyebutkan jumlah 72 orang itu masih sangat mungkin menyusut. Dari 35 nama atlet prestasi, sepuluh nama masuk dalam pengawasan ketat.
“Kalau enam bulan ke depan atau setelah Piala Thomas-Uber sepuluh atlet prestasi yang ada dalam dafter kita tak sesuai harapan dari sisi hasil. Maaf, harus langsung out dari pelatnas,” tegas Rexy.
Seandainya sepuluh nama kategori ptrestasi tadi keluar, jumlah yang tersisa tinggal 62 orang. Dan nama-nama ini dipertahankan sampai akhir tahun 2014 mendatang tanpa ada penambahan di tengah tahun.
Melihat daftar nama penghuni Cipayung tahun depan, beberapa nama familiar tercoret. Mulai Adrianti Firdasari (tunggal putri), Fran Kurniawan (ganda putra), Bona Septano (ganda putra), Meiliana Jauhari (ganda putri), dan Shendy Puspa (ganda campuran).
Sedang tiga atlet mengundurkan diri dari Pelatnas dengan alasan pribadi di akhir tahun ini yakni Anneke Feinya (ganda putri), Shesar Hiren Rhustavito (tunggal putra), dan Muhammad Rijal (ganda campuran).
“Memang pada awalnya kami mewacanakan sekitar 50-60 orang. Tapi kami lihat lebih baik memberikan banyak kesempatan untuk atlet muda. Kami anggap ini investasi sampai Olimpiade 2020 mendatang,” kata Rexy lagi.
Nah, mengenai milestone tahun ini untuk kategori atlet prestasi lima kejuaraan menjadi tolak ukurnya yakni All England, kejuaraan dunia, Piala Thomas, Asian Games, dan superseries final. Sedangkan bagi pebulutangkis kategori potensi yakni kejuaraan Asia junior, kejuaraan dunia junior, Youth Olympic Games (YOG), dan menaikkan ranking di BWF.
Di sisi lain, secara keseluruhan evaluasi PP PBSI tahun ini Rexy menyebutkan hanya satu yang gagal dari empat milestone yakni Piala Sudirman. Dibebani target masuk babak semifinal, Tommy Sugiarto dkk hanya sampai delapan besar setelah dikalahkan Cina 2-3.
Sementara tiga target lain, yakni All England, kejuaraan dunia, dan SEA Games bisa dilalui dengan bagus.
Dari lima kategori, ganda campuran dan ganda putra masih menjadi andalan. Tiga sektor lain, tunggal putra, tunggal putri, serta ganda putri dianggap masih minim prestasi. Bisa dibilang capaian dua sektor unggulan sangat njomplang dengan tiga sektor lainnya.
“Tugas kami untuk menggenjot tiga sektor yang ketinggalan. Dua yang sudah mapan, kita jaga dan perkuat lagi agar ancaman Cina, Korsel, Denmark, dan negara-negara lain bisa dihadang,” ucap Rexy.(dra/das)
Editor : RP Redaksi