Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Peringatkan Roman Abramovich tentang Dana Hasil Penjualan Chelsea

Edwar Yaman • Kamis, 18 Desember 2025 | 13:30 WIB

Roman Abramovich keberatan untuk mengirimkan uang tersebut hanya ke Ukraina.
Roman Abramovich keberatan untuk mengirimkan uang tersebut hanya ke Ukraina.
 

LONDON (RIAUPOS.CO) - Perdana Menteri Inggris Keir Starmer telah memperingatkan Roman Abramovich untuk menyumbangkan hasil penjualan Chelsea ke Ukraina. Starmer mengatakan kepada anggota parlemen pada hari Rabu bahwa para menteri telah mengeluarkan izin yang memungkinkan hasil penjualan Chelsea untuk ditransfer ke yayasan baru untuk tujuan kemanusiaan di Ukraina.

"Pesan saya kepada Abramovich adalah ini: waktu terus berjalan. Hormati komitmen yang telah Anda buat dan bayar sekarang, dan jika Anda tidak melakukannya, kami siap untuk mengajukan gugatan ke pengadilan agar setiap sen sampai kepada mereka yang hidupnya telah hancur oleh perang ilegal Putin."

Abramovich menjual klub tersebut pada Mei 2022 setelah ia dikenai sanksi menyusul invasi Presiden Rusia Vladimir Putin awal tahun itu. Oligarki tersebut telah berjanji untuk menyumbangkan hasil penjualan kepada rakyat Ukraina, tetapi sejauh ini ia gagal mencapai kesepakatan dengan Pemerintah tentang jalan keluar dan dana tersebut tetap dibekukan. Downing Street mengatakan Abramovich keberatan dengan desakan Pemerintah agar uang tersebut dibelanjakan secara eksklusif di Ukraina.

Keputusan hari Rabu untuk memberikan lisensi untuk transfer tersebut merupakan upaya untuk memaksa Abramovich memenuhi janjinya sebelum Pemerintah mengambil tindakan hukum. Dipahami bahwa Pemerintah mengharapkan Abramovich untuk bertindak dalam beberapa bulan ke depan, meskipun tampaknya belum menetapkan tenggat waktu yang pasti.

Pemerintah sebelumnya telah mengangkat kemungkinan tindakan hukum pada bulan Juni, ketika Menteri Keuangan Rachel Reeves dan Menteri Luar Negeri saat itu, David Lammy, mengatakan mereka "frustrasi" karena gagal mencapai kesepakatan dengan Abramovich. Pada hari Rabu, Reeves mengatakan "tidak dapat diterima" bahwa uang tersebut tetap dibekukan di bank Inggris dan mengatakan para menteri siap melakukan apa yang diperlukan untuk memastikan dana tersebut sampai ke Ukraina.

Kementerian Keuangan mengatakan para menteri akan mempertimbangkan proposal apa pun dari Abramovich untuk secara sukarela mentransfer uang tersebut ke Ukraina. Namun departemen tersebut menolak untuk mengatakan mekanisme hukum apa yang dapat digunakan untuk memaksa transfer dana tersebut.

Berdasarkan lisensi baru, hasil tersebut harus disalurkan untuk kemanusiaan. dana tersebut akan dialokasikan untuk berbagai tujuan di Ukraina, sementara keuntungan di masa mendatang dapat digunakan secara lebih luas untuk membantu korban konflik di seluruh dunia.*** 

 

Editor : Edwar Yaman
#chelsea #perdana menteri inggris #roman abramovich #Keir Starmer