Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

City Mewujudkan Dwilogi

Tim Redaksi • Jumat, 6 Februari 2026 | 12:05 WIB
Omar Marmoush (tengah) melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya setelah men­cetak gol yang membawa Manchester City lolos ke final Carabao Cup, Kamis (5/2/2026).
Omar Marmoush (tengah) melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya setelah men­cetak gol yang membawa Manchester City lolos ke final Carabao Cup, Kamis (5/2/2026).

MANCHESTER (RIAUPOS.CO) - Manchester City dan Arsenal akan terlibat dalam duel krusial di sisa musim ini. Bukan hanya dalam persaingan juara Premier League, Arsenal memimpin 6 poin (53-47) atas City setelah 24 matchweek, melainkan juga di Piala Liga. The Cityzens –julukan City– menantang Arsenal dalam final ajang bernama lain Carabao Cup atau EFL Cup tersebut di Stadion Wembley, London, pada 22 Maret nanti.

City mewujudkan dwilogi melawan Arsenal setelah melaju ke final Piala Liga kemarin (5/2). Dalam second leg semifinal di kandang sendiri; Stadion Etihad, Manchester; City mengalahkan Newcastle United 3-1. Bernardo Silva dkk pun unggul agregat gol 5-1.

Duel pada Matchweek 33

Selain pertemuan dalam final Piala Liga (22/3), City dan Arsenal masih bertemu dalam Premier League. Tepatnya pada matchweek 33 di Stadion Etihad pada 18 April mendatang. Dengan sembilan matchweek menuju duel di Etihad, City masih berpotensi mendekatkan gap sebelum menuntaskan persaingan di lima matchweek pemungkas.

’’Kami sudah menunjukkan mentalitas dan gairah kami. Tentu saja kami gembira bisa mencapai final dan kami ingin memenanginya,’’ sebut striker City Omar Marmoush seperti dilansir Goal. ’’Aku harap kami mampu memenangi semuanya (duel lawan Arsenal, Red),’’ tambah Marmoush yang kemarin menyumbang dua gol tersebut.

Nego Regulasi demi Guehi

Tidak ada nama Marc Guehi dalam skuad City kemarin. Bek tengah timnas Inggris yang baru diboyong dari Crystal Palace itu terkendala aturan untuk pemain yang membela klub berbeda di fase knockout. Artinya, dalam final melawan Arsenal, Guehi tetap tidak bisa dimainkan. Namun demikian, tactician City Pep Guardiola berharap bisa memasang Guehi.

Sebagai perbandingan, City bisa memainkan wide attacker Antoine Semenyo karena dia membela AFC Bournemouth saat masih putaran kedua Piala Liga.

’’Kami masih berharap dapat untuk kami bisa memainkan Marc (Guehi) di final Piala Liga. Aku tidak mengerti kenapa dia tidak bisa bermain di final,’’ keluh Pep seperti dilansir dari BBC.

Haaland untuk Anfield

Dalam laga kemarin, hanya 19 menit bomber City Erling Haaland bermain. Haaland baru masuk menggantikan Semenyo pada menit ke-71. Terkait hal itu, Pep disebut sengaja menyimpan peraih dua kali Golden Boot Premier League itu untuk big match kontra Liverpool FC di Anfield pada Ahad (8/2) malam.

Pep sekaligus membela Haaland yang dikritik karena hanya mengemas dua gol dalam 12 penampilan terakhirnya. ”Jadwal pertandingan sangat padat, hampir setiap tiga hari ada laga. Waktu pemulihan lebih sedikit, ditambah perjalanan dan kondisi yang berat, menghadapi bek-bek tengah yang tangguh. Itu tidak mudah, tetapi dia akan kembali,” beber Pep seperti dilansir dari Manchester Evening News.(ren/dns/jpg/muh)

Laporan JPG, Manchester

Editor : Arif Oktafian
#premier league #ARSENAL #manchester united #Manchester City #Final Piala Liga