Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Misi Mustahil Pangeran Biru di Kota Kembang

jpg • Jumat, 13 Februari 2026 | 15:01 WIB

Para pemain Persib Bandung dan Ratchaburi FC berduel dl udara pada leg pertama 16 Besar ACL 2 di Ratchaburi Stadium, NaMuanh, Thailand, Rabu (11/2/2026).
Para pemain Persib Bandung dan Ratchaburi FC berduel dl udara pada leg pertama 16 Besar ACL 2 di Ratchaburi Stadium, NaMuanh, Thailand, Rabu (11/2/2026).


BANDUNG (RIAUPOS.CO) - Langkah Persib Bandung di babak 16 besar asia champions league (ACL) 2 musim ini sedang berada di ujung tanduk. Kekalahan telak 0-3 saat melawat ke markas Ratchaburi di Dragon Solar Park pada Rabu malam kemarin, memaksa tim kebanggaan Jawa Barat ini memikul beban mahaberat. Gawang Teja Pakualam dibobol dua kali oleh Pedro Tanausu serta satu gol dari Gabriel Mutombo, membuat peluang melaju ke perempat final kian menipis.

​Pelatih Bojan Hodak tidak menutupi kekecewaannya atas performa armada Maung Bandung, julukan Persib Bandung. Ia menyoroti hilangnya konsentrasi pemain pada awal laga sebagai biang keladi.

​“Performa kami tidak bagus ketika memulai pertandingan, kami tidak mengawali laga dengan baik. Di 10 menit pertama kami kebobolan, setelahnya kami bisa mengatur ritme permainan, punya peluang, tapi tak bisa cetak gol,” ujar pelatih asal Kroasia tersebut sebagaimana dikutip dari laman ILeague.

​Evaluasi mendalam juga tertuju pada barisan tengah yang dinilai gagal menguasai keadaan. Hodak mengeluhkan ketidakmampuan para gelandangnya dalam memenangkan bola kedua, yang membuat Ratchaburi bebas melancarkan serangan balik mematikan. Meski sempat melakukan perubahan strategi di babak kedua, hasilnya tetap nihil.

​“Kami kalah di lini tengah, mereka selalu memenangkan bola kedua. Laga yang buruk dan cuaca juga berpengaruh, tapi itu bukan alasan,” tegas Hodak.

​Kini, fokus dialihkan ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk laga leg kedua pada 18 Februari 2026.

Editor : Arif Oktafian
#kroasia #bola #acl