Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Bianconeri Menolak Lempar Handuk

jpg • Rabu, 25 Februari 2026 | 13:11 WIB

Kenan Yildiz, Penyerang Juventus
Kenan Yildiz, Penyerang Juventus

TURIN (RIAUPOS.CO) - Juventus punya tugas paling berat di antara tiga klub Serie A dalam upaya lolos ke fase knockout Liga Champions musim ini. Ketika Inter Milan (lawan FK Bodo/Glimt) dan Atalanta BC (lawan Borussia Dortmund) tertinggal dua gol, Juve harus membalikkan defisit tiga gol (kalah 2-5) atas Galatasaray.

Meski berat, Bianconeri –sebutan Juve– menolak lempar handuk dalam second leg playoff fase knockout di Allianz Stadium, Turin, dini hari nanti (siaran langsung beIN Sports 2/beIN Sports Connect/Vidio pukul 03.00 WIB). ’’Percayalah, kami akan bisa keluar dari situasi sulit ini,’’ kata allenatore Juve Luciano Spalletti kepada Sport Mediaset.

Streak Kalah Tiga Laga

Sayangnya, konfidensi Juve tidak berbanding lurus dengan performa Bianconeri. Manuel Locatelli dkk mencatat streak kalah di tiga laga terakhir. Selain lawan Galatasary, Juve dikalahkan Inter Milan 2-3 (15/2) dan Como 1907 dengan dua gol tanpa balas dalam dua laga terakhir di Serie A.

Sejak era baru Serie A, Juve belum pernah merasakan streak empat kekalahan. Makanya, jelang laga ini, skuad Juve menggelar rapat darurat. ”Kami perlu menyamakan visi dan misi,” kata Spalletti dilansir dari Tutto Juve.

Tepis Rumor Ruang Ganti

Kekalahan beruntun Juve, salah satunya diklaim karena ruang ganti yang tidak harmonis. Media-media Turki, misalnya, mengusik fokus gelandang serang Juve dan timnas Turki, Kenan Yildiz. Surat kabar Fanatik menyebut adanya disharmonisasi antara Yildiz dan Spalletti.

Itu setelah melihat ekspresi Yildiz yang terlihat kurang senang ketika ditarik keluar oleh Spalletti pada menit ke-84 dalam laga lawan Como 1907. Namun, Tuttosport menyebut kabar tersebut penuh kebohongan karena relasi Yildiz-Spalletti dilaporkan baik-baik saja saat ini.     

Teka-Teki Osimhen

Dari Galatasaray, kondisi striker Victor Osimhen masih dipertanyakan. Osimhen yang mencatatkan dua umpan gol dalam first leg dikabarkan mengalami cedera. Tetapi, muncul kabar bahwa gaji Osimhen yang belum dibayarkan oleh Galatasaray membuat mantan bomber SSC Napoli itu menolak bergabung dalam latihan.

Ketika dikonfirmasi, Wakil Presiden Galatasaray Abdullah Kavukcu menyangkal berita tersebut. Menurutnya, pembayaran gaji di Galatasaray berbeda dengan klub-klub Eropa lainnya. ’’Dalam kasus kami, gaji Januari akan kami bayarkan pada Februari, gaji di Februari akan kami bayarkan pada Maret,” dalih Kavukcu di laman resmi klub.(ren/dns/jpg/muh)

Laporan JPG, Turin

Editor : Arif Oktafian
#Bianconeri #galatasaray #juventus