PEKANBARU (RIAU POS.CO)- Sembilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kabupaten/kota di Riau menyampaikan pernyataan sikap dan menegaskan solid mendukung Iskandar Hoesin sebagai calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Riau periode 2026-2030.
Pernyataan sikap dan penegasan tersebut disampaikan 9 ketua KONI kabupaten/kota dalam pertemuan dan buka puasa bersama di Hotel Angkasa, Jalan Setia Budi, Pekanbaru, Ahad (1/3/2026).
Adapun sembilan daerah yang menyatakan dukungan yakni KONI Kabupaten Kampar, Kota Dumai, Kabupaten Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Siak, Kuantan Singingi, dan Kepulauan Meranti.
Ketua KONI Kabupaten Indragiri Hulu, Supri Handayani, yang mewakili forum menyampaikan bahwa dukungan kepada Iskandar Hoesin telah dituangkan secara resmi melalui surat dan diserahkan kepada TPP sejak jauh hari. Karena itu, pihaknya menilai tidak tepat jika muncul klaim adanya peralihan dukungan ke calon lain.
"Kami sudah menyerahkan dukungan secara sah. Namun muncul pemberitaan yang menyebutkan ada dukungan kepada calon lain. Ini yang membuat kami terpanggil untuk memberikan klarifikasi," ujarnya.
Tiga daerah yang sempat disebut berpindah dukungan Rokan Hulu, Indragiri Hilir, dan Kepulauan Meranti dalam kesempatan yang sama membantah klaim tersebut. Tiga Kabupaten/Kota tersebut solid mendukung Iskandar Hosein.
Sementara itu, Plt Ketua KONI Kepulauan Meranti, Hidayat Abdul Rahman, menegaskan pihaknya tetap konsisten mendukung Iskandar Hoesin sejak awal. Ia menyebut dukungan yang beredar di media bukan berasal dari kepengurusan yang sah.
“SK Plt kami diterbitkan dan diakui oleh KONI Provinsi Riau. Jadi klaim dukungan ke kubu lain itu tidak benar," katanya.
Sementara itu, Ketua KONI Indragiri Hilir, Zainudin Kasim, menyatakan dukungan kepada Iskandar Hoesin merupakan keputusan resmi organisasi dan tetap berlaku hingga Musyawarah Provinsi (Musprov) dilaksanakan.
Hal senada disampaikan Plt Ketua KONI Rokan Hulu, Rusdi Hidayatullah, yang menegaskan kesiapan pihaknya untuk diverifikasi secara faktual bila diperlukan.
Para ketua KONI kabupaten/kota tersebut juga meminta TPP bekerja sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi serta membuka ruang verifikasi faktual terhadap seluruh surat dukungan yang telah masuk.
Mereka menyatakan akan mengirimkan surat resmi kepada TPP dan menembuskan kepada KONI Pusat apabila polemik ini tidak segera diselesaikan di tingkat provinsi.
Bahkan, mereka membuka kemungkinan untuk menyampaikan langsung persoalan tersebut ke pengurus pusat.
"Kami ingin proses ini berjalan transparan dan sesuai aturan. Jangan sampai dunia olahraga dipolitisasi atau ada kepentingan lain di luar pembinaan prestasi," ujarnya.
Dengan sembilan dukungan yang telah diklaim solid, mereka menilai syarat minimal dukungan untuk pencalonan telah terpenuhi dan meminta TPP segera melanjutkan tahapan sesuai mekanisme menuju Musprov KONI Riau 2026-2030.(dof)
Editor : Edwar Yaman