PASAR SUKARAMAI

Pedagang Minta Waktu sampai Habis Idulfitri

Pekanbaru | Minggu, 23 Februari 2020 - 17:17 WIB

Pedagang Minta Waktu sampai Habis Idulfitri
Pedagang menggunakan senter dari handphone untuk penerangan kios karena pengelola Sukaramai Trade Center (STC) mematikan jaringan listrik dan air, Ahad (23/2/2020). (MHD AKHWAN/RIAUPOS.CO)
PEKANBARU (RIAU POS.CO)- Pedagang Pasar Sukaramai hingga saat ini masih bertahan berjualan di tempat penampungan sementara (TPS). Pasalnya, pedagang belum mau pindah ke dalam Sukaramai Trade Center (STC) dikarenakan belum mimiliki uang untuk membeli kios di dalam STC yang harga di kisaran Rp28 juta hingga Rp45 juta per mater. 

Kondisi itu menjadikan pedagang belum memungkinkan untuk pindah ke dalam STC dikarenakan faktor finansial.

"Kita kan sama sama tahu kalau untuk masuk ke dalam STC harus menyelesaikan pembayaran 100 persen. Jangankan untuk membayar 100 persen, untuk membayar 30 persen saja yang diminta kami tidak punya uang," ujar pedagang di Pasar Sukaramai, Dodi Kurniawan kepada Riau Pos, Ahad (23/2).

Kondisi saat ini, di penampungan sementara Pasar Sukaramai listrik diputus. Pemutusan aliran listrik dimulai sejak Ahad (23/2/2020) pukul 24.00 Wib dini hari. "Kondisi sekarang, sama-sama kita lihat, listrik diputus, pedagang harus menggunakan lampu handphone. Bahkan, orang salat pun harus gelap-gelapan, air tidak ada. Apakah pemerintah punya hati nurani saya tidak tahu,"sebutnya. 

"Kami berharap kepada bapak Wali Kota Pekanbaru bisa membuka hati. Karena kami tidak tahu lagi tempat mengadu. Kami Hanya minta waktu dua bulan atau setelah lebaran," harapnya.

Laporan: Dofi Iskandar (Pekanbaru)
Editor: Eko Faizin






Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU


Achmad - Idul Fitri

Pelita Indonesia

EPAPER RIAU POS  2020-06-01.jpg

PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com