Dukung Larangan Lato-Lato di Sekolah

Pekanbaru | Rabu, 25 Januari 2023 - 09:54 WIB

Dukung Larangan Lato-Lato di Sekolah
Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Sabarudi. (ISTIMEWA)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Keputusan Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru melarang permainan lato-lato masuk ke sekolah mendapat dukungan dari DPRD Kota Pekanbaru. Hal ini karena permainan tersebut dinilai bisa mengganggu proses belajar terutama mengganggu konsentrasi.

Sebagaimana diketahui, suara yang ditimbulkan permainan tradisional ini memang cukup keras. Maka dari itu, tentu suara yang ditimbulkan lato-lato bisa mengganggu proses pembelajaran. Baik itu mengganggu para murid maupun para guru yang tengah mengajar.

Yamaha Alfa Scorpii

''Saya menyambut baik dengan keluarnya larangan bermain lato-lato di sekolah oleh Disdik Pekanbaru,'' tambah Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Sabarudi, kemarin.

Politisi PKS ini juga mengimbau para orang tua agar selalu mengawasi anaknya ketika bermain lato-lato. Sebab, pecahan dari lato-lato tersebut dapat menimbulkan cedera pada anak seperti yang terjadi di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

''Pada intinya di sini pengawasan orang tua sangat penting, kita imbau orang tua untuk selalu mengawasi anaknya ketika bermain lato-lato ataupun handphone,'' kata Sabarudi, Selasa (24/1).

Dukungan juga disampaikan anggota DPRD Kota Pekanbaru H Ervan kepada Riau Pos, kemarin. Kepada wartawan dia menyampaikan dukungan itu, berharap soal larangan ini juga diikuti oleh kepedulian orang tua murid.

''Sekolah itu kan tempat belajar. Jadi kita harus mulai memberikan pembelajaran untuk anak-anak mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan di sekolah,'' katanya.

Kalau untuk bermain permainan yang lagi booming itu, Ervan tidak mempersoalkan, akan tetapi tidak di sekolah. ''Pesan kami hati-hati saja, karena ada kabar itu bisa berbahaya,'' ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, Kepala Disdik Pekanbaru Abdul Jamal menyebutkan, larangan pelajar untuk tidak membawa dan memainkan lato-lato di sekolah masih sebatas lisan. Namun ke depan bukan tidak mungkin ditegaskan kepada pihak sekolah atau kepala sekolah melalui surat resmi.

''Sudah kami ingatkan sekolah secara lisan tidak melalui surat edaran. Karena permainan tersebut tidak ramah anak dan bisa mencederai,'' ungkapnya.

Disdik Kota Pekanbaru juga akan ke sekolah untuk memastikan tidak ada anak-anak yang bermain lato-lato lagi. Sembari menekankan kepala sekolah untuk melaksanakan tindakan tegas terhadap anak yang masih membawa lato-lato tersebut.

''Kami akan ke sekolah dan kepala sekolah bisa saja melakukan semacam razia untuk mengambil lato-lato yang ada sama pelajar. Kan ini harus dilakukan demi kebaikan anak-anak juga,'' katanya.(gus)









Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

riaupos-bappeda-bengkalis
dispora rohul -  riau pos



riaupos-kpu meranti

pn bengkalis -  riau pos




Beacukai

Badminton BRI - Riau Pos

riaupos-golkar

riaupos stain bengkalis


EPAPER RIAU POS  30-Januari.jpg





riau pos PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com