PPKM LEVEL 4 DI PEKANBARU BERLAKU 26 JULI-8 AGUSTUS

Nonesensial WFH 100 Persen, Pusat Perbelanjaan Tutup

Pekanbaru | Minggu, 25 Juli 2021 - 09:26 WIB

Nonesensial WFH 100 Persen, Pusat Perbelanjaan Tutup
Wali Kota Pekanbaru Firdaus ST MT. (M ALI NURMAN/RIAUPOS.CO)

(RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru merampungkan pembahasan aturan penerapan pemberlakuan pem­batasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4, Sabtu (24/7). Saat PPKM level 4 ini berlaku 26 Juli hingga 8 Agustus, seluruh sektor nonesensial wajib Work from Home (WFH) 100 persen. Pusat perbelanjaan tutup kecuali akses ke apotik, supermarket, dan restoran untuk take away.

Aturan tentang PPKM level 4 ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT Nomor 15/SE/SATGAS/2021. SE ini ditandatangani Sabtu (24/7), usai rapat pembahasan PPKM level 4 dilakukan. Dalam SE ini, Firdaus menyampaikan bahwa Pemko Pekanbaru merujuk pada pokok-pokok penjelasan Presiden Republik Indonesia pada tanggal 19 Juli 2021 terkait penerapan PPKM level 4.


“Bahwa kebijakan pembatasan dilakukan untuk menurunkan penularan Covid-19 dalam mengurangi kebutuhan masyarakat untuk pengobatan di rumah sakit akibat penularan Covid-19,” tegas Firdaus Sabtu (24/7).

Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru Drs H Azwan MSi mengungkapkan, sosialisasi akan dikedepankan pada hari pertama penerapan PPKM level 4 mendatang. ‘’Senin (26/7) akan disosialisasikan kepada semua komponen masyarakat dan langsung diterapkan,” jelas dia.

Tak ditampiknya, penerapan PPKM level 4 yang setara dengan pengetatan di Jawa-Bali adalah pilihan yang berat. “Ini adalah pilihan berat. Namun harus dilalui karena semakin meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kota Pekanbaru,” ujarnya.

Azwan menambahkan, kondisi saat ini juga bukan waktu yang tepat untuk saling menyalahkan. “Ini semua menjadi pembelajaran oleh seluruh komponen masyarakat untuk patuh dan disiplin dengan protocol kesehatan. Jangan abai. Jangan anggap remeh,” tegasnya.

Bank BJB

Arahan Menteri Koordinator Perekonomian Republik Airlangga Hartarto, Jumat (23/7)  menetapkan Kota Pekanbaru masuk kriteria level 4 penyebaran Covid-19. “Maka perlu upaya bersama melakukan pengetatan dan pengendalian mulai 26 Juli sampai dengan 8 Agustus 2021,” ujarnya.

Setidaknya, ada 16 poin yang diatur dalam SE tentang penerapan PPKM level 4 di Pekanbaru. Aturan tersebut adalah, pelaksanaan kegiatan pada sektor nonesensial diberlakukan 100 seratus persen work from home (WFH).

Pelaksanaan kegiatan pada sektor esensial seperti keuangan dan perbankan, sistem pembayaran, teknologi informasi dan komunikasi, perhotelan nonpenanganan karantina Covid-19, industri orientasi ekspor, sektor pemerintahan yang memberikan pelayanan publik dan perbendaharaan diberlakukan 50 persen work from office (WFO).

Untuk sektor kritikal seperti energi, kesehatan, keamanan dan ketertiban masyarakat, logistik, dan transportasi, industri makanan, minuman dan penunjangnya, petrokimia semen, objek vital nasional, penanganan bencana, proyek strategis nasional, konstruksi, utilitas dasar (listrik dan air) serta industri pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari diberlakukan 100 persen maksimal staf work from office (WFO) dengan protokol kesehatan secara ketat.

Untuk supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan  pokok sehari-hari dibatasai jam operasional sampai pukul 20.00 WIB dengan kapasitas pengunjung 50 persen persen). Sektor industri ekspor dan penunjang ekspor diberlakukan shift, maksimal 50 persen dari total pekerja dalam 1 shift, dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (sekolah, perguruan tinggi, akademi, tempat pendidikan/pelatihan) dilakukan secara daring/online dan pelaksanaan pengawasan dilakukan oleh dinas pendidikan sesuai dengan kewenangan di setiap jenjang pendidikan.

 



Pemkab Rokan Hulu





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook





TERBARU

  • Kegiatan Pengabdian Mahasiswa KKN Unri di Desa Api-Api

    Kegiatan Pengabdian Mahasiswa KKN Unri di Desa Api-Api

    Jumat, 17 September 2021
  • LG Resmikan Air Conditioning Academy
    TINGKATKAN KOMPETENSI TENAGA SISTEM AC

    LG Resmikan Air Conditioning Academy

    Jumat, 17 September 2021
  • Dovizioso ke Petronas, Morbidelli ke Pabrikan Yamaha
    MOTOGP

    Dovizioso ke Petronas, Morbidelli ke Pabrikan Yamaha

    Jumat, 17 September 2021
  • "Doctor Romantic 3" Mulai Syuting Tahun 2022
    DRAMA KOREA

    "Doctor Romantic 3" Mulai Syuting Tahun 2022

    Jumat, 17 September 2021
  • Sakit Hati ke Orangtuanya, Bayi 7 Bulan Dibunuh Pakai Kapak
    PEMBUNUHAN SADIS

    Sakit Hati ke Orangtuanya, Bayi 7 Bulan Dibunuh Pakai Kapak

    Jumat, 17 September 2021
  • Pemkab Meranti Kembali Lantik Pejabat Eselon III dan IV Jumat Pagi
    PELANTIKAN PEJABAT

    Pemkab Meranti Kembali Lantik Pejabat Eselon III dan IV Jumat Pagi

    Jumat, 17 September 2021
  • EPAPER RIAU POS  2021-09-16.jpg

  • KSOP Selatpanjang Bersih-Bersih Turun ke Laut
    HARI PERHUBUNGAN

    KSOP Selatpanjang Bersih-Bersih Turun ke Laut

    Kamis, 16 September 2021
  • Keluh Kesah Nafa Urbach soal Pinjol Ilegal: Bisa Membunuh Pelan-Pelan
    SELEBRITAS

    Keluh Kesah Nafa Urbach soal Pinjol Ilegal: Bisa Membunuh Pelan-Pelan

    Kamis, 16 September 2021
  • Marc Marquez Harus Ubah Riding Style
    MOTOGP

    Marc Marquez Harus Ubah Riding Style

    Kamis, 16 September 2021
  • Ririn Dwi Ariyanti dan Aldi Bragi Bakal Rujuk
    JIKA ADA KESEPAKATAN SELAMA PROSES MEDIASI

    Ririn Dwi Ariyanti dan Aldi Bragi Bakal Rujuk

    Kamis, 16 September 2021


Froozen Food - FOX Hotel Pekanbaru




riau pos PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com