Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fraksi Golkar Usulkan Ranperda Pengelolaan Drainase

H
Penulis: Hendrawan Kariman❯
Pekerjaan persimpangan Jalan Arifin Ahmad dan Jalan Jenderal Sudirman sedang berlangsung dengan menggunakan alat berat, Pekanbaru, Selasa (4/11/2025) ft: MHD AKHWAN/RIAUPOS
Pekerjaan persimpangan Jalan Arifin Ahmad dan Jalan Jenderal Sudirman sedang berlangsung dengan menggunakan alat berat, Pekanbaru, Selasa (4/11/2025) ft: MHD AKHWAN/RIAUPOS

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Pekanbaru mengambil langkah maju dalam upaya pengentasan masalah banjir kota. Implementasi dari upaya ini adalah sebuah rancangan peraturan daerah (ranperda).


Advertisement

Ranperda itu adalah soal pengelolaan drainase dan air permukaan. Salah satu tujuannya untuk mengatasi masalah banjir akut Kota Pekanbaru melalui sistem yang tertata dan sistemik.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Pekanbaru H Roni Amriel SH MH mengatakan, pihaknya secara resmi menginisiasi Ranperda itu kepada Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Pekanbarupada Senin (3/11).

Dokumen usulan tersebut diserahkan langsung oleh Roni Amriel, bersama anggota Fraksi. Inisiatif ini diterima oleh Ketua Bapemperda Faisal Islami di ruangan Bapemperda, Gedung DPRD Kota Pekanbaru.

Advertisement

Dalam keterangannya, Roni Amriel menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi legislasi yang dijalankan secara nyata oleh Fraksi Golkar, bukan sekadar formalitas.

”Golkar tidak hanya berbicara janji, tapi menghadirkan solusi. Kami akan berjuang bersama masyarakat agar Ranperda ini menjadi Perda Inisiatif Fraksi Golkar yang benar-benar menjawab persoalan banjir di Pekanbaru,” ujar Roni, Selasa (4/11).

Ranperda yang diusulkan Fraksi Golkar ini berfokus pada penataan sistem drainase terpadu, penerapan teknologi hijau seperti eco-drainage dan rainwater harvesting. Termasuk soal kewajiban pengembang menyediakan daerah resapan, serta pelibatan masyarakat dalam pemeliharaan lingkungan.

Advertisement

Golkar menilai, kata Roni, Perda lama Nomor 10 Tahun 2006 tentang Sumber Daya Air dan Sumur Resapan sudah tidak relevan lagi dengan kebutuhan kota modern.

Lebih jauh, Roni menambahkan, Fraksi Golkar akan turun langsung ke masyarakat untuk menghimpun dukungan publik, agar Ranperda ini mendapat persetujuan sebagai Perda Inisiatif Fraksi Golkar dan menjadi tonggak baru pengelolaan air di Pekanbaru.

”Fungsi legislasi harus hidup, berpihak, dan berdampak. Legislasi bukan hanya di ruang rapat, tapi juga di tengah rakyat,” tegasnya.

Dengan pengajuan Ranperda ini, Fraksi Golkar menegaskan kembali komitmennya untuk menjadi partai solusi, bukan sekadar wacana politik.

”Golkar Solusi, Golkar Kerja Nyata. Kami ingin Pekanbaru bebas banjir, infrastrukturnya tertata, dan masyarakat hidup lebih nyaman,'' tutup Roni Amriel.(end)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Musda Golkar Bengkalis Jadi Ajang Reuni 

Musda Golkar Bengkalis Jadi Ajang Reuni 

Musda Golkar Bengkalis di Mandau menjadi ajang reuni tokoh politik. Fakhtiar Qadri ditetapkan sebagai calon tunggal ketua Golkar Bengkalis.

Musda Partai Golkar Bengkalis Digelar 27 Oktober  

Musda Partai Golkar Bengkalis Digelar 27 Oktober  

Musda Partai Golkar Bengkalis dijadwalkan 27 Oktober 2026 di Mandau, dengan pendaftaran peserta dimulai sehari sebelumnya.

Perkuat Soliditas, Perjuangkan Kepentingan Masyarakat

Perkuat Soliditas, Perjuangkan Kepentingan Masyarakat

Roni Amriel mengajak kader Golkar memperkuat soliditas dan mengutamakan kepentingan masyarakat pada momentum HUT ke-62 Partai Golkar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer