Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berobat Gratis Tetap Berlanjut

J
Penulis: Joko Susilo❯

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dan Kepala Bagian Kepesertaan BPJS Kesehatan Pekanbaru Gunardi Chandra menandatangani  kesepakatan kerja sama program UHC di kompleks perkantoran pemko pekanbaru.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dan Kepala Bagian Kepesertaan BPJS Kesehatan Pekanbaru Gunardi Chandra menandatangani kesepakatan kerja sama program UHC di kompleks perkantoran pemko pekanbaru.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali menegaskan komitmennya dalam menjamin layanan kesehatan bagi masyarakat melalui keberlanjutan program berobat gratis skema Universal Health Coverage (UHC) bersama BPJS Kesehatan.


Advertisement

Keberlanjutan program tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan kerja sama antara Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dan BPJS Kesehatan yang berlangsung di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru di Tenayan Raya, Kamis (8/1).

Wako menyampaikan bahwa hasil evaluasi pelaksanaan UHC pada tahun-tahun sebelumnya menunjukkan capaian yang cukup baik. Ia mengungkapkan, tunggakan iuran BPJS Kesehatan yang sempat mencapai sekitar Rp29 miliar pada 2024 telah berhasil diselesaikan seluruhnya pada tahun 2025.

”Utang tahun sebelumnya sudah kami selesaikan pada 2025. Sehingga saat ini tidak ada lagi tunggakan. Ini menjadi dasar yang kuat untuk melanjutkan dan memperkuat program UHC,” terang Wako.

Advertisement

Dengan jumlah penduduk Pekanbaru yang kini telah melampaui 1,1 juta jiwa, tingkat kepesertaan BPJS Kesehatan juga telah melebihi target. Seluruh warga kurang mampu di Kota Pekanbaru saat ini telah terdaftar dan mendapatkan jaminan layanan kesehatan.

Pada 2025, anggaran UHC terserap sebesar Rp82 miliar, ditambah pelunasan tunggakan tahun sebelumnya senilai Rp29 miliar. Untuk tahun berjalan, Pemko Pekanbaru bersama BPJS Kesehatan telah menyepakati peningkatan alokasi anggaran UHC hingga Rp111 miliar.

”Anggaran ini, saya harapkan dapat terserap secara optimal dan benar-benar memberikan manfaat bagi warga Pekanbaru yang membutuhkan layanan kesehatan,” harapnya.

Advertisement

Sementara itu, Kepala Bagian Kepesertaan BPJS Kesehatan Pekanbaru, Gunardi Chandra, menyebutkan bahwa kerja sama tersebut merupakan perpanjangan dari kesepakatan tahun sebelumnya dan menjadi bukti kuat komitmen Pemko Pekanbaru dalam melindungi masyarakat kurang mampu.

”Program UHC ini memang diperuntukkan bagi warga yang tidak mampu,”ujarnya.(yls)

Laporan Joko Susilo, Kota

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

RS Awal Bros Hangtuah Resmi Layani Pasien BPJS Kesehatan Mulai 1 November

RS Awal Bros Hangtuah Resmi Layani Pasien BPJS Kesehatan Mulai 1 November

RS Awal Bros Hangtuah resmi jadi mitra BPJS Kesehatan mulai 1 November 2026, siap beri layanan medis berkualitas bagi peserta JKN di Pekanba

Ramai Isu Penonaktifan PBI, BPJS Kesehatan Dorong Peserta Rutin Cek Status Keaktifan

Ramai Isu Penonaktifan PBI, BPJS Kesehatan Dorong Peserta Rutin Cek Status Keaktifan

BPJS Kesehatan mengimbau peserta PBI JK rutin mengecek status kepesertaan JKN menyusul penonaktifan akibat pemutakhiran data penerima.

Skema Iuran UHC Dievaluasi Ulang, Hak Peserta JKN Tetap Jadi Prioritas

Skema Iuran UHC Dievaluasi Ulang, Hak Peserta JKN Tetap Jadi Prioritas

Pemprov Riau evaluasi skema UHC JKN demi keberlanjutan fiskal dan akurasi data kepesertaan agar pelayanan kesehatan masyarakat tetap terjami

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer