Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hadirkan Musik DJ, Pedagang Kuliner Malam Ditegur 

J
Penulis: Joko Susilo❯
Petugas Satpol PP Pekanbaru memberikan teguran kepada pedagang di kuliner malam, Jalan Cut Nyak Dhien, Sabtu (11/4/2026) malam. (satpol pp pekanbaru)
Petugas Satpol PP Pekanbaru memberikan teguran kepada pedagang di kuliner malam, Jalan Cut Nyak Dhien, Sabtu (11/4/2026) malam. (satpol pp pekanbaru)

Advertisement

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Satpol PP Kota Pekanbaru turun tangan di tengah gemerlap malam kuliner Cut Nyak Dhien, Sabtu (11/4) malam. Di antara deretan lapak makanan yang biasanya dipenuhi aroma sedap dan obrolan santai, malam itu suasana berubah lebih riuh. Dentuman musik disc jockey (DJ) terdengar, mengundang sejumlah pengunjung untuk berjoget di lokasi.

Namun, suasana yang menyerupai pesta itu justru memicu teguran dari petugas. Bagi Satpol PP, kawasan kuliner tersebut seharusnya tetap menjadi ruang santai bagi masyarakat, bukan arena hiburan malam dengan nuansa pesta seperti di tempat hiburan. 

Advertisement

Plt Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Desherianto yang memimpin langsung penertiban itu menyebut, ada dua pedagang yang diberikan teguran karena menghadirkan musik DJ. Aktivitas tersebut dinilai kurang tepat untuk konsep kuliner malam yang ingin dijaga suasananya tetap nyaman dan tertib. 

”Kalau musik biasa silakan, tapi jangan sampai DJ yang membuat orang joget-joget. Itu kesannya bukan tempat santai lagi, tapi seperti tempat berpesta,” ujarnya, Ahad (12/4).

Advertisement

Menurutnya, penertiban ini juga merupakan respons atas laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan suasana yang terlalu ramai dan tidak sesuai dengan karakter kawasan tersebut. 

Ia khawatir jika dibiarkan, pedagang lain akan mengikuti hal serupa sehingga citra Kuliner Malam Cut Nyak Dhien berubah.

Meski demikian, Satpol PP tidak melarang sepenuhnya ada hiburan di lokasi itu. ”Musik akustik atau hiburan ringan masih diperbolehkan, selama tidak menimbulkan keramaian berlebihan,” katanya.

Desherianto pun mengingatkan para pedagang untuk tetap menjaga ketertiban dan citra kawasan kuliner yang menjadi salah satu tujuan warga Pekanbaru menikmati malam. ”Kalau semua ikut-ikutan pakai DJ, nanti bukan kuliner lagi yang dicari, tapi hiburannya,” tutupnya.(ilo)

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Cegah Pekat, Satpol PP-PKP dan Polres Kuansing Razia Kafe serta Pasar Malam

Cegah Pekat, Satpol PP-PKP dan Polres Kuansing Razia Kafe serta Pasar Malam

Dua tempat hiburan malam di Teluk Kuantan dirazia polisi bersama Satpol PP-PKP. Petugas hanya memberikan imbauan pada dua tempat hiburan itu

Berdiri di Atas DMJ, Delapan Bangunan Liar di Jalan Pesisir Ditertibkan

Berdiri di Atas DMJ, Delapan Bangunan Liar di Jalan Pesisir Ditertibkan

Delapan bangunan liar di Jalan Pesisir, Kelurahan Meranti Pandak ditertibkan. Bangunan itu berdiri di atas daerah milik jalan 

Kerap Beroperasi Malam Hari, Polres Bersama Satpol PP Satroni 5 Kafe Remang-Remang di Belakang Komplek Perkantoran Pemkab

Kerap Beroperasi Malam Hari, Polres Bersama Satpol PP Satroni 5 Kafe Remang-Remang di Belakang Komplek Perkantoran Pemkab

Polres Kuansing Bersama Satpol PP menyatroni lima kafe remang-remang di belakang komplek perkantoran Pemkab Kuansing.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer