Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diselimuti Kabut, Jarak Pandang Sempat 800 M

P
Penulis: Prapti Dwi Lestari❯
Pengendara melintasi Jalan Kaharuddin Nasution, Kota Pekanbaru yang diselimuti kabut (fog), Selasa (21/4/2026) pagi. (MHD AKHWAN/RIAUPOS)
Pengendara melintasi Jalan Kaharuddin Nasution, Kota Pekanbaru yang diselimuti kabut (fog), Selasa (21/4/2026) pagi. (MHD AKHWAN/RIAUPOS)

Advertisement

 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Selasa (21/4) pagi, Kota Pekanbaru diselmuti kabut (fog) dengan suhu mencapai 24°C. Jarak pandang sempat mencapai 800 meter.

Terkait kabut yang menyelimuti Kota Pekanbaru, Forcester on Duty Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru Bibin Sulianto kepada Riau Pos, menjelaskan bahwa kabut tebal yang menyelimuti seluruh Kota Pekanbaru dikarenakan uap air atau fog dan bukan karena kabut asap.

”Kabut ini dikenal sebagai kabut atau fog,” sebutnya, kemarin.

Advertisement

Dijelaskannya, kondisi ini terjadi dikarenakan suhu permukaan bumi yang lebih dingin sehingga uap air yang berada diatas permukaan mencapai suhu titik embun. Uap air tersebut kemudian mengalami pro­ses kondensasi menjadi titik air kecil yang melayang di permukaan bumi.

”Kabut ini disebabkan kelembaban yang tinggi dipermukaan tanah dan akan berangsur menghilang apabila pemanasan dari matahari sudah mencapai permukaan tanah,” sebutnya.

Bibin juga mengungkapkan, dari pengamatan cuaca yang dilakukan BKMG Pekanbaru di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, visibility/jarak pandang pada pukul 07.00 WIB sempat hanya 800 meter akibat kabut.

Advertisement

Baca Juga: Kepala OPD Masih Ada Dijabat Plt 

Ditambahkannya, melihat dari curah hujan di Pekanbaru yang diprediksi masih tinggi kemungkinan terjadi, maka kabut seperti ini bisa kembali menyelimuti Pekanbaru dan wilayah Riau lainnya,”jelasnya 

Munculnya kabut ini sempat dikhawatirkan warga kota yang mengira kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Seorang pengendara motor Abdullah (39), warga Jalan Kaharudin Nasution Kecamatan Marpoyan Damai menyebut dirinya sudah melihat kabut tebal saat keluar rumah pukul 05.00 WIB dan jarak pandang menjadi terbatas.

”Dari Subuh sudah lihat kabutnya cukup tebal. Tadi sempat berfikir juga kalau kabut karena karhutla, tapi pas mencium udaranya cukup segar, malah bersyukur karena ini bukan karhutla tapi embun pagi, mungkin akibat hujan beberapa hari terakhir ini,” katanya.

Advertisement
Editor : Arif Oktafian
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Fog dan Smoke Selimut Pekanbaru, Jarak Pandang Tersisa 1 Km

Fog dan Smoke Selimut Pekanbaru, Jarak Pandang Tersisa 1 Km

Jarak pandang di Kota Pekanbaru saat ini tersisa 1 kilometer saja. Hal itu lebih disebabkan kabut asap (fog) dan smoke (uap air).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer