Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

70 Kasus Kebakaran sejak Januari Terjadi di Kota Bertuah

P
Penulis: Prapti Dwi Lestari❯
Kebakaran melanda delapan unit rumah kontrakan di Jalan Ahmad Yani, kawasan Pasar Teleng, tepat di belakang Kantor Camat Sukajadi, Senin (30/3/2026).
Ilustrasi saat kebakaran melanda delapan unit rumah kontrakan di Jalan Ahmad Yani, kawasan Pasar Teleng, tepat di belakang Kantor Camat Sukajadi, Senin (30/3/2026).

Advertisement

 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kasus kebakaran terhadap hunian di Kota Pekanbaru mengalami pening­katan. Terdata sejak Januari 2026 hingga saat ini, ada 70 kasus kebakaran hunian yang terjadi.

”Kasus kebakaran di Pekanbaru yang sudah dita­ngani ada sekitar 70 kejadian yang terjadi pada hunian masyarakat,”ungkap Kepala Dinas Pemadam Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru Zarman Chandra, Ahad (26/4). 

Dikatakan Zarman, kebakaran yang terjadi pada hunian di Pekanbaru keba­nyakan dipicu oleh korsleting listrik dan kelalaian manusia seperti kompor, api rokok, serta penggunaan instalasi listrik yang buruk seperti mengecas handphone di tempat tidur yang bisa memicu terja­dinya percikan api di kasur dan tempat rawan lainnya.

Advertisement

”Masyarakat harus mengetahui langkah antisipasi agar bencana kebakaran hunian tidak terjadi dengan memastikan instalasi listrik beroperasi dengan baik. Jangan lupa mematikan kompor gas,” ujarnya.

Dirinya juga mengimbau masyarakat mewaspadai ancaman kebakaran di permukiman maupun gedung perkantoran. Apalagi jumlah kebakaran di Kota Pekanbaru selama hampir empat bulan ini mencapai puluhan kejadian.

Langkah antisipasi yang bisa diambil oleh masya­rakat salah satunya dengan menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di rumah untuk pertolongan pertama kebakaran. 

Masyarakat bisa menempatkan APAR di lokasi strategis seperti dapur atau garasi, pada ketinggian 15-125 cm dari lantai, mudah dilihat.

Adanya langkah awal ini bukan hanya mencegah meluasnya kebakaran. Namun juga mencegah adanya korban luka maupun korban jiwa saat kebakaran terjadi. 

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Pekanbaru dikatakan Zarman, siap membantu masyarakat dalam mensosialisasikan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dilingkungan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kesiapsiagaan warga dalam menghadapi potensi kebakaran. 

Jika mendapati kebakaran, masyarakat bisa segera mela­por ke DPKP Pekanbaru atau menghubungi sambungan TRC Pekanbaru Aman 112.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

85.746 Siswa Daftar TKA di Riau, Kota Pekanbaru Terbanyak

85.746 Siswa Daftar TKA di Riau, Kota Pekanbaru Terbanyak

Tes Kemampuan Akademik (TKA) diikuti 85.746 siswa jenjang SMA/SMK/SLB di Provinsi Riau , di mana Kota Pekanbaru pendaftar terbanyak 18.598.

PDAM Tirta Siak Dievaluasi, Pengambilalihan PPTM Dikaji

PDAM Tirta Siak Dievaluasi, Pengambilalihan PPTM Dikaji

Pemko Pekanbaru bersama BPKP Perwakilan Riau mengevaluasi pengelolaan PDAM Tirta Siak.

Rencana Penerapan Skema BTS Bus Listrik TMP Mulai Dibahas

Rencana Penerapan Skema BTS Bus Listrik TMP Mulai Dibahas

Pemko Pekanbaru mulai membahas rencana penerapan skema Buy The Service (BTS).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer