Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bapenda Razia Pajak Kendaraan

J
Penulis: Joko Susilo❯
RAZIA KENDARAAN: Kepala Bapenda Pekanbaru T Denny Muharman saat menggelar razia kendaraan di depan Purna MTQ, Selasa (26/5/2026). (JOKO SUSILO/RIAU POS).
RAZIA KENDARAAN: Kepala Bapenda Pekanbaru T Denny Muharman saat menggelar razia kendaraan di depan Purna MTQ, Selasa (26/5/2026). (JOKO SUSILO/RIAU POS).

Advertisement

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru, Tengku Denny Muharpan, menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor melalui kegiatan razia gabungan dan edukasi langsung kepada pengendara.

Komitmen tersebut terlihat saat razia gabungan digelar di depan Purna MTQ, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Selasa (26/5). Dalam kegiatan itu, petugas menemukan masih banyak kendaraan yang menunggak pajak hingga dua sampai tiga tahun.

Advertisement

Petugas gabungan menghentikan dan memeriksa sejumlah kendaraan yang melintas, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi hingga kendaraan truk. Dari hasil pemeriksaan, masih ditemukan pengendara yang belum memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor.

“Setelah dicek beberapa kendaraan, ternyata ada yang dua tahun hingga tiga tahun mati pajaknya,” ujar Tengku Denny Muharpan di sela kegiatan.

Advertisement

Menurut Denny, kondisi tersebut menunjukkan tingkat kesadaran sebagian masyarakat terhadap kewajiban membayar pajak kendaraan masih perlu ditingkatkan. Padahal, pembayaran pajak kendaraan bermotor dilakukan setiap tahun dan menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang nantinya kembali dimanfaatkan untuk pembangunan kota.

Ia menyebut, razia gabungan yang dilakukan bukan semata-mata untuk penindakan, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat agar lebih disiplin membayar pajak kendaraan tepat waktu. “Inilah tujuan kita melakukan razia, kita ingin mengecek apakah pengemudi sudah membayar pajak atau belum,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga membuka posko pembayaran pajak kendaraan bermotor di lokasi razia. Pengendara yang diketahui menunggak pajak langsung diberikan kesempatan untuk melakukan pembayaran di tempat.

Selain itu, Bapenda Kota Pekanbaru juga menyiapkan kemudahan pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui gerai pembayaran yang berada di Kantor Bapenda Kota Pekanbaru. Langkah ini dilakukan untuk mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakannya tanpa harus datang langsung ke kantor Samsat.

Denny mengatakan, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan pendekatan persuasif kepada masyarakat mengenai pentingnya membayar pajak kendaraan bermotor. Menurutnya, pajak daerah memiliki peran besar dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di Kota Pekanbaru.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Gelar Razia, Bapenda Pekanbaru Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kepatuhan Masyarakat Bayar Pajak Kendaraan

Gelar Razia, Bapenda Pekanbaru Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kepatuhan Masyarakat Bayar Pajak Kendaraan

Masyarakat Kota Pekanbaru diingatkan untuk membayar pajak kendaraan. Caranya, dengan menggelar razia kendaraan. Bapenda bersama tim turun

Realisasi Pajak Daerah Tembus Rp1,04 Triliun, Bapenda Kejar Target Rp1,3 T

Realisasi Pajak Daerah Tembus Rp1,04 Triliun, Bapenda Kejar Target Rp1,3 T

Realisasi pajak daerah Pekanbaru mencapai Rp1,04 triliun hingga 23 Oktober 2026, atau 80 persen dari target Rp1,3 triliun.

Bapenda Pekanbaru Kejar Target Pajak Rp1,3 Triliun, Realisasi Tembus Rp1,04 Triliun

Bapenda Pekanbaru Kejar Target Pajak Rp1,3 Triliun, Realisasi Tembus Rp1,04 Triliun

Kepala Bapenda Pekanbaru, T Denny Muharpan, mengatakan pihkanya mengejar target pajak Rp1,3 triliun, namun realisasi tembus Rp1,04 triliun.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer