Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wako Minta Camat Lebih Peka

M
Penulis: M Ali Nurman❯
DISKUSI: Wako Pekanbaru Agung Nugroho didampingi Sekko Zulhelmi Arifin dan para asisten jajaran Pemko Pekanbaru berdiskusi dengan 15 camat se-Pekanbaru di aula Kantor Camat Bukitraya, Rabu (19/8/2026). (M ALI NURMAN/riau pos)
DISKUSI: Wako Pekanbaru Agung Nugroho didampingi Sekko Zulhelmi Arifin dan para asisten jajaran Pemko Pekanbaru berdiskusi dengan 15 camat se-Pekanbaru di aula Kantor Camat Bukitraya, Rabu (19/8/2026). (M ALI NURMAN/riau pos)

Advertisement

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Wali Kota (Wako) Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM meminta seluruh camat tidak hanya menunggu laporan terkait persoalan masyarakat. Tetapi aktif turun langsung melihat kondisi wilayah masing-masing. Menurutnya, camat sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat kecamatan harus menjadi orang pertama yang mengetahui setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

Pesan itu disampaikan Wako saat menggelar coffee morning bersama seluruh camat se-Kota Pekanbaru di Aula Kantor Camat Bukit Raya, Rabu (19/8). Dalam pertemuan tersebut, selain menge­valuasi program pembangunan, Wako juga meminta para camat menyampaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi di wilayah masing-masing. 

Dari pembahasan itu, sejumlah masalah mencuat, mulai dari kerusakan jalan, drainase dan banjir, sarana kantor, keterbatasan fasilitas pelayanan, jaringan telekomunikasi, penerangan jalan, hingga persoalan batas wilayah yang berdampak pada administrasi dan sertifikat tanah warga.

Wako menegaskan, laporan dari masyarakat menjadi salah satu sumber informasi utama bagi pemerintah kota dalam menentukan langkah penanganan. ”Laporan dari masyarakat itu yang utama bagi saya. Jangan sampai masyarakat lebih tahu wilayah dan masalah ketimbang camatnya,” tegasnya.

Ia mengatakan, peme­rintah kota membutuhkan masukan dari camat agar berbagai persoalan di lapangan bisa segera ditindaklanjuti. ”Saya perlu masukan dan perlu juga dibantu agar saat kita menjabat ini betul-betul dirasakan oleh masya­rakat,” katanya.

Advertisement

Wako meminta camat memanfaatkan perangkat yang ada di bawahnya, mulai dari lurah hingga RT dan RW. Dengan struktur tersebut, menurutnya, persoalan di tingkat lingkungan semestinya bisa diketahui lebih cepat sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Ia juga mengingatkan camat dan lurah agar le­bih banyak turun ke lapa­ngan. Bahkan, ia mendo­rong mereka menggunakan sepeda motor untuk melihat langsung kondisi wilayah.

”Camat, lurah turun pakai motor ke bawah. Lihat wilayahnya. Jangan terlalu banyak pencitraan,” ujarnya.

Salah satu persoalan yang banyak muncul dalam pertemuan tersebut adalah infrastruktur, khususnya kondisi jalan dan persoalan banjir. Camat Pekanbaru Kota Pondris Wandri misalnya, menyampaikan adanya ruas Jalan Bintara sepanjang sekitar 100 meter yang dinilai sudah layak untuk diperbaiki. Pihak kecamatan, kata dia, telah melakukan koordinasi terkait kondisi jalan tersebut.

Sementara Camat Limapuluh Edi Wardila melaporkan sejumlah lubang di Jalan Tanjung Datuk. Persoalan serupa juga ditemukan di kawasan dekat Jembatan Siak IV.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Wako Agung Minta Camat Lebih Peka, Persoalan Wilayah hingga Batas Administrasi Dibahas

Wako Agung Minta Camat Lebih Peka, Persoalan Wilayah hingga Batas Administrasi Dibahas

Wako Pekanbaru Agung Nugroho meminta seluruh camat tak hanya menunggu laporan terkait persoalan masyarakat, tetapi aktif turun langsung

Wako Pekanbaru Agung Nugroho Kumpulkan Camat, Bahas Aduan Warga hingga Persiapan Pelantikan RT/RW

Wako Pekanbaru Agung Nugroho Kumpulkan Camat, Bahas Aduan Warga hingga Persiapan Pelantikan RT/RW

Wako Pekanbaru Agung Nugroho, mengumpulkan seluruh camat dalam agenda coffee morning yang digelar di Kantor Kecamatan Binawidya

Pemko Pekanbaru Lanjutkan Seragam Gratis Tahun 2027, Pakaian Melayu Jadi Tambahan

Pemko Pekanbaru Lanjutkan Seragam Gratis Tahun 2027, Pakaian Melayu Jadi Tambahan

Pemko Pekanbaru lanjutkan program seragam sekolah gratis pada 2027 dengan tambahan pakaian Melayu dan anggaran hampir Rp13 miliar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer