Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemprov Akan Kumpulkan Seluruh Kades 

S
Penulis: Soleh Saputra❯
SF Hariyanto (JPG)
SF Hariyanto (JPG)

Advertisement

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - PEMERINTAH Provinsi Riau berencana melaksanakan rapat koordinasi (rakor) bersama seluruh kepala desa di Riau. Rakor ini juga sebagai langkah memperkuat komitmen bersama dalam mencegah terulangnya karhutla.

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto mengatakan rakor tersebut direncanakan berlangsung pada pertengahan September mendatang. Kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi sekaligus penguatan langkah pencegahan setelah kondisi karhutla di Riau saat ini dapat dikendalikan dengan baik.

Dijelaskannya, pencegahan karhutla memerlukan keterlibatan seluruh unsur hingga tingkat pemerintahan paling bawah. Desa dinilai memiliki posisi strategis karena berhadapan langsung dengan masyarakat dan dapat melakukan sosialisasi serta pengawasan ter­hadap aktivitas pembukaan lahan.

Ia menambahkan, Pemprov Riau bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) sebelumnya telah menandatangani maklumat terkait penanggulangan karhutla. Komitmen tersebut akan diperluas dengan melibatkan kepala desa, pemerintah kabupaten/kota, serta aparat kewilayahan.

Diungkapkannya, deklarasi bersama tersebut nantinya menjadi bentuk komitmen di tingkat daerah dan desa untuk mencegah praktik pembukaan lahan dengan cara membakar. Selain imbauan dan larangan, pemerintah juga akan menegaskan konsekuensi hukum bagi masyarakat yang tetap melakukan pelanggaran.

Advertisement

‘’Isinya adalah komitmen untuk mengimbau serta melarang keras masyarakat membuka lahan dengan cara membakar. Deklarasi ini juga memuat kejelasan sanksi tegas bagi siapa saja yang melanggar,’’ ungkapnya.

Diterangkannya, langkah pencegahan harus dilakukan secara serius karena dampak yang ditimbulkan karhutla jauh lebih besar dibandingkan manfaat dari pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebakaran tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan, tetapi juga mengganggu berbagai aktivitas masyarakat.

Karena itu, rakor tersebut diharapkan menjadi momentum menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan hingga tingkat desa. Ia ingin memastikan pencegahan Karhutla tidak hanya dilakukan ketika kebakaran terjadi, tetapi menjadi komitmen bersama yang dilaksanakan secara berkelanjutan.

‘’Sehingga, itulah tujuan kami melaksanakan rakor tersebut. Nanti juga direncanakan ada beberapa menteri yang akan menjadi narasumber kegiatan rapat koordinasi ini,’’ sebutnya.(hen)

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Dua Daerah Tanggap Darurat Bencana Karhutla, Pemprov Riau Pantau Eskalasi 

Dua Daerah Tanggap Darurat Bencana Karhutla, Pemprov Riau Pantau Eskalasi 

Pemprov Riau pantau eskalasi Karhutla di seluruh kabupaten/kota. Saat ini Pekanbaru dan Pelalawan telah menetapkan status tanggap darurat

Pemprov Dorong Percepatan Ranperda Penanaman Modal 

Pemprov Dorong Percepatan Ranperda Penanaman Modal 

Pemprov Riau mendorong percepatan Ranperda Penanaman Modal untuk memperkuat investasi, membuka lapangan kerja, dan memberdayakan usaha lokal

Pemprov Riau Dorong Perdagangan Karbon Perkuat Fiskal Daerah 

Pemprov Riau Dorong Perdagangan Karbon Perkuat Fiskal Daerah 

Pemprov) Riau mulai memperkuat strategi pembangunan berbasis ekonomi hijau dengan menjadikan perlin­dungan lingkungan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer