Pedagang Jalan Teratai Harus Ditata

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Perbaikan Jalan Teratai hampir selesai. Ruas jalan tersebut telah diaspal sehingga mulus kembali. Namun demikian, pedagang tetap ramai berjualan di atas drainase dan pinggir jalan.
Menyikapi kondisi ini, Komisi II DPRD Kota Pekanbaru mendukung rencana Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk memindahkan semua pedagang yang berjualan di bahu Jalan Teratai. Rencananya pedagang akan dipindah ke dalam kompleks Pasar Higienis yang juga berada di Jalan Teratai.
Ketua Komisi II Zainal Arifin mengatakan, pedagang di Jalan Teratai sudah seharusnya ditata. Karena kondisi selama ini terjadi kemacetan karena para pedagang beraktivitas di tempat yang tidak seharusnya.
Baca Juga: PT Timah Perpanjang IUP Meranti Meski Aktivitas Eksploitasi Telah Lama Terhenti
”Kita mendukung, menata pedagang-pedagang yang mungkin berjualan di pinggir jalan, tidak mengganggu lalu lintas dan menyebabkan kemacetan,” kata Zainal.
Namun Zainal mengingatkan, dinas teknis terkait tetap harus mendahulukan sosialisasi. Yaitu berupa edukasi mengapa para pedagang harus pindah ke Pasar Higinis yang kini terbengkalai itu.
”Kawan-kawan di Pemko, khususnya yang menangani pasar, bisa memberikan edukasi. Mereka ini letaknya di situ, punya tugas di situ. Jadi mereka harus paham di mana kelemahan dan kekurangannya,” kata Zainal.
Politisi Gerindra ini turut mengingatkan bawa Pasar Higeinis itu sudah lama terbengkalai. Ia mengingatkan pula bahwa dahulu, saat pasar itu dibangun, pemerintah mengorbankan bangunan sekolah dasar. Namun relokasi yang dilakukan ke pasar itu gagal.
”Harus ada evaluasi dan pembinaan agar persoalan yang selama ini terjadi tidak kembali terulang. Jangan sampai persoalan yang sama muncul lagi. Semua yang terlibat harus dibenahi,” tegasnya.
Zainal menyayangkan fasilitas dan anggaran yang telah dikeluarkan pemerintah terbuang sia-sia lantaran pasar higinis tidak dimanfaatkan secara optimal. Ini sudah terjadi sangat lama.
Baca Juga: Gandeng BAZNAS, Wako Agung Nugroho Bangunkan Rumah untuk Korban Kebakaran di Marpoyan Damai
”Maka kita dukung upaya ini. Pemerintah sudah banyak mengeluarkan biaya, tapi tidak digunakan secara maksimal. Harusnya ini bisa benar-benar dimanfaatkan sebagai pasar higinis,” tuturnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




