Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kualitas Udara Pekanbaru Hari Ini Masih Tidak Sehat 

P
Penulis: Prapti Dwi Lestari❯
Ilustrasi hotspot. Akhir pekan ini masih mendeteksi 11 titik panas (hotspot) di Provinsi Riau. (Istimewa)
Ilustrasi hotspot. (Istimewa)

Advertisement

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Masih pekatnya kabut asap yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau dan Pulau Sumatera membuat kualitas udara di Pekanbaru masih buruk, Rabu (9/9/2026).

Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) PM2.5 yang merupakan partikulat berukuran sangat kecil yang dapat masuk jauh ke dalam sistem pernapasan. Paparan dalam konsentrasi tinggi dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan.

Advertisement

Dimana pada pukul 08.00 WIB, konsentrasi PM2.5 di Pekanbaru menunjukkan peningkatan cukup signifikan mencapai 112,8 µg/m³  dan masuk kategori tidak sehat.

Memasuki pukul 14.00 wib kualitas udara dengan konsentrasi partikulat (PM2.5) di Pekanbaru mencapai 110.8 µg/m3 dengan kategori Tidak Sehat 

Advertisement

Kualitas udara di Pekanbaru kian memburuk hingga pukul 17.00 WIB  konsentrasi berada di kisaran 135,7 µg/m³. Hampir menyentuh ambang batas kategori Tidak Sehat menuju kategori Sangat Tidak Sehat dengan warga zona merah.

Menurut Forecaster on duty BMKG Pekanbaru Gita Dewi Siregar . Berdasarkan pantauan radar citra satelit BMKG Pekanbaru sejak pukul 17.00 wib jumlah titik panas di Provinsi Riau kembali membara dengan 245 hotspot. Jumlah ini turut menyumbang total titik panas di wilayah Sumatera yang ikut melonjak menjadi 2.223.

 Dimana Provinsi Sumatera Selatan masih mendominasi ribuan titik panas di Pulau Sumatera dengan menyumbang 1.384 hotspot, sedangkan Provinsi Riau menjadi Provinsi kedua di Sumatera yang menyumbang sebanyak 245.

disusul Provinsi Jambi dengan 189 titik panas, Provinsi Bangka Belitung 176, Aceh 12, Bengkulu 9, Lampung 94, Sumatera Barat 39, Sumatera Utara 8,  dan Provinsi Kepulauan Riau  67 titik panas.

Untuk sebaran titik panas di Provinsi Riau masih didominasi Kabupaten Indragiri Hulu 104, disusul Kabupaten Siak 29 titik panas, Kabupaten Kepulauan Meranti 27 titik panas,Kabupaten Indragiri Hilir 25 titik panas, Kabupaten Bengkalis 15, Kabupaten Kampar 3, Kabupaten Kuantan Singingi  11, Kabupaten Pelalawan 17,  Kabupaten Rokan Hilir 1, Kabupaten Rokan Hulu 1, da Kota Dumai  12 titik panas.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Kualitas Udara Masih Sama, Pemko Pekanbaru Perpanjang PJJ Sehari demi Kesehatan Anak

Kualitas Udara Masih Sama, Pemko Pekanbaru Perpanjang PJJ Sehari demi Kesehatan Anak

Pemko Pekanbaru memperpanjang PJJ sehari. Tujuannya untuk menjamin kesehatan anak didik. Saat ini kualitas udara masih sama seperti sebelum

Kualitas Udara Tak Sehat, Murid Pekanbaru Kembali Belajar Daring 9 September

Kualitas Udara Tak Sehat, Murid Pekanbaru Kembali Belajar Daring 9 September

Anak didik di Kota Pekanbaru kembali belajar daring, 9 September 2026. Alasan pemberlakuan daring, karena kualitas udara kembali tidak sehat

Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat, Riau Kembali Sumbang 222 Hotspot

Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat, Riau Kembali Sumbang 222 Hotspot

Kualitas udara Pekanbaru masih tidak sehat, sementara Riau kembali menyumbang 222 hotspot dari 1.716 titik panas yang terdeteksi di Sumatera

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer