Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Udara Membaik, RTH Dibuka

P
Penulis: Prapti Dwi Lestari❯
HUJAN: Pedagang di persimpangan empat Pasar Pagi Arengka berteduh di bawah tenda ketika hujan deras mengguyur Kota Pekanbaru, Ahad (25/10/2026). Hujan membuat kualitas udara di Kota Pekanbaru membaik setelah sempat diselimuti kabut asap beberapa pekan lamanya. (MHD AKHWAN/RIAU POS )
HUJAN: Pedagang di persimpangan empat Pasar Pagi Arengka berteduh di bawah tenda ketika hujan deras mengguyur Kota Pekanbaru, Ahad (25/10/2026). Hujan membuat kualitas udara di Kota Pekanbaru membaik setelah sempat diselimuti kabut asap beberapa pekan lamanya. (MHD AKHWAN/RIAU POS )

Advertisement

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Hujan yang mengguyur kota Pekanbaru selama dua hari terakhir membuat kualitas udara di Kota Pekanbaru kembali membaik. Hal ini membuat Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, kembali membuka Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan taman kota untuk umum mulai Ahad (25/10). 

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, masyarakat kini bisa kembali beraktivitas, dan bersantai di ruang publik setelah sebelumnya ditutup sementara akibat kualitas udara tidak sehat karena paparan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Pembukaan kembali sejumlah ruang publik tersebut dilakukan seiring membaiknya kualitas udara di Kota Pekanbaru. ”Alhamdulillah kualitas udara sudah membaik, dan mulai hari ini kita buka kembali RTH dan Taman Kota,” kata Reza, Senin (26/10).

Adapun ruang publik yang kembali dapat diakses masyarakat yakni RTH Putri Kaca Mayang, RTH Tunjuk Ajar Integritas, serta Taman Kota di Jalan Diponegoro.

Sebelumnya, ketiga ruang publik tersebut ditutup sementara sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kabut asap Karhutla yang menyebabkan kualitas udara memburuk.

Advertisement

Berdasarkan data kualitas udara dengan parameter konsentrasi partikulat halus (PM2.5) yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada pukul 13.00 WIB, kualitas udara Pekanbaru berada dalam kategori baik yang ditandai dengan warna hijau.

Meski kondisi udara mulai membaik, Reza mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan kabut asap kiriman yang dapat kembali memengaruhi kualitas udara di Kota Pekanbaru.

Selain mengingatkan potensi kabut asap, Reza juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta tidak membakar sampah karena api berpotensi merambat dan memicu kebakaran di lingkungan sekitar.

Reza berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga lingkungan, agar kualitas udara yang mulai membaik tetap terjaga dan aktivitas di ruang publik bisa berlangsung dengan nyaman.

”Karena udara sudah membaik, kami mengimbau masyarakat tetap waspada jika adanya kabut asap kiriman. Tetap waspada kita menanggapi perubahan situasi cuaca ini,” katanya.(ayi)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, DLHK Kembali Buka RTH dan Taman Kota 

Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, DLHK Kembali Buka RTH dan Taman Kota 

Pemko Pekanbaru, kembali membuka Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan taman kota untuk umum mulai Ahad seiring dengan kualitas udara yang membaik

Kualitas Udara Masih Buruk Akibat Asap Karhutla, Pemko Pekanbaru Perpanjang PJJ 16 - 17 Oktober 

Kualitas Udara Masih Buruk Akibat Asap Karhutla, Pemko Pekanbaru Perpanjang PJJ 16 - 17 Oktober 

Pemko Pekanbaru perpanjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau pembelajaran daring selama dua hari, Jumat hingga Sabtu, 16-17 Oktober 2026

Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, PJJ di Pekanbaru Diperpanjang hingga 10 Oktober

Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, PJJ di Pekanbaru Diperpanjang hingga 10 Oktober

Kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring kembali diberlakukan selama tiga hari, yakni Kamis hingga Sabtu, 8-10 Oktober 2026

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer