PEKANBARU (RIAU POS.CO)- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru bersama Tim Raga mengintensifkan Patroli Blue Light guna menekan aksi balap liar dan penggunaan knalpot brong pada, Ahad (18/1/2026) dini hari. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sebanyak 12 unit sepeda motor dari sejumlah titik rawan di Kota Pekanbaru.
Patroli menyasar pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas, seperti penggunaan knalpot tidak sesuai standar (brong), tidak memasang Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), serta tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat-surat kendaraan.
Kasatlantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio BW Wicaksana, mengatakan bahwa penindakan ini merupakan langkah tegas kepolisian dalam menjaga Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polresta Pekanbaru.
"Sebanyak 12 kendaraan kami amankan karena menggunakan knalpot brong dan kondisi kendaraan yang tidak standar, seperti tidak dilengkapi spion maupun TNKB. Seluruh kendaraan tersebut langsung kami tilang dan diamankan sebagai barang bukti,"ujar AKP Satrio.
Patroli dipimpin oleh Kasubnit Turjagwali, Ipda Friadi, dengan menyisir sejumlah lokasi strategis dan rawan pelanggaran, antara lain kawasan Kantor DPRD Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman (sekitar RS Awal Bros), Jalan Arifin Ahmad, Jalan Tambusai, Jalan Diponegoro, dan Jalan Pattimura.
Dijelaskannya, selain menertibkan pelanggaran lalu lintas, kegiatan ini juga bertujuan untuk menekan angka kecelakaan dan aksi balap liar pada malam hari, mencegah tindak kejahatan jalanan seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor (C3), serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan.
AKP Satrio turut mengimbau kepada para orang tua agar lebih proaktif dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama saat berada di luar rumah pada malam hari, agar tidak terjerumus dalam kegiatan yang melanggar hukum.
"Kami akan terus mengintensifkan patroli ini demi kenyamanan dan keamanan masyarakat Pekanbaru," pungkasnya.(dof)
Editor : Edwar Yaman