PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Setelah hampir dua dekade sebelumnya APBD Pekanbaru berada dalam kondisi defisit, namun pada 2025, terjadi surplus pendapatan yang diraih, bahkan mendekati Rp200 miliar.
Hal ini diungkapkan Wali Kota (Wako) Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM saat bersilaturahmi bersama para ketua RT dan RW dari tujuh kecamatan di rumah dinas wali kota, Ahad (15/2).
Mengawali pertemuan tersebut, Wako menyebutkan, bahwa Pekanbaru terus menunjukkan perkembangan sebagai kota yang semakin maju dan strategis. Sebagai ibukota Provinsi Riau, kota ini dinilai menjadi representasi wajah pembangunan daerah.
Menurut Wako, Pekanbaru bukan hanya milik warga Kota Pekanbaru, tetapi juga kebanggaan seluruh masyarakat Riau. ”Pekanbaru adalah wajah Provinsi Riau. Karena itu, kota ini tidak boleh dikelola secara sembarangan dan harus terus ditata dengan baik,” ujar Wako.
Wako menyebut, salah satu pencapaian penting pemerintah kota adalah keberhasilan mencatat surplus pendapatan daerah pada tahun lalu. Capaian tersebut menjadi momen bersejarah setelah hampir dua dekade sebelumnya APBD Pekanbaru berada dalam kondisi defisit. Surplus yang diraih bahkan mendekati Rp200 miliar. Editor : Arif Oktafian