Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Mengisi Waktu dengan Ilmu, Gelar Tausiyah Rutin Selama Ramadan

Prapti Dwi Lestari • Jumat, 27 Februari 2026 | 12:11 WIB

Masjid Raya An-Nur Provinsi Riau tampak berdiri megah di pusat Kota Pekanbaru. Di  masjid ini, digelar rangkaian kegiatan keagamaan selama bulan Ramadan.
Masjid Raya An-Nur Provinsi Riau tampak berdiri megah di pusat Kota Pekanbaru. Di masjid ini, digelar rangkaian kegiatan keagamaan selama bulan Ramadan.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Bulan suci Ramadan selalu menjadi momen istimewa bagi umat muslim untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mempererat ukhuwah. Suasana tersebut tampak terasa di Masjid Raya An-Nur Riau yang kembali menggelar rangkaian kegiatan keagamaan selama satu bulan penuh.

Pantauan Riau Pos, Kamis (26/2) di lingkungan Masjid Agung An-Nur ramai jemaah berdatangan dari siang sampai sore hari untuk melaksanakan ibadah salat pada awal Ramadan ini. Sebagai ikon religi di Provinsi Riau, Masjid Agung An-Nur mengisi Ramadan tahun ini dengan berbagai agenda ceramah yang dilaksanakan setiap hari. Kegiatan tersebut meliputi taushiyah qobla tarawih, kuliah subuh Ramadan, taushiyah qobla dzuhur, serta taushiyah jelang adzan Magrib.

Setiap rangkaian kegiatan diisi ustaz dan penceramah yang menyampaikan materi seputar keutamaan Ramadan, fiqih ibadah, akhlak, hingga penguatan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Ceramah qobla tarawih digelar sebelum pelaksanaan Salat Isya dan tarawih, menjadi momen refleksi bagi jamaah setelah seharian menjalankan ibadah puasa.

Sementara itu, kuliah subuh Ramadan yang dilaksanakan usai Salat Subuh juga menjadi agenda yang dinanti-nantikan jemaah. Materi yang disampaikan tidak hanya membahas tafsir Al-Qur’an dan hadits, tetapi juga motivasi spiritual untuk menjaga konsistensi ibadah selama Ramadhan hingga seterusnya.

Ceramah jelang berbuka puasa menjadi momen reflektif, mengajak jamaah memanfaatkan detik-detik terakhir sebelum adzan Magrib dengan memperbanyak doa dan dzikir. Momentum ini juga menjadi ajang silaturahmi antarjemaah yang datang dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja, hingga keluarga.

Peningkatan jumlah jamaah biasanya terjadi pada pekan kedua dan ketiga Ramadhan, serta memuncak pada sepuluh hari terakhir. Oleh karena itu, pengurus masjid telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari kebersihan area ibadah, pengaturan parkir kendaraan, hingga penguatan sistem tata suara agar ceramah dapat didengar dengan jelas oleh seluruh jemaah.

Ketua Harian Badan Pengelola Masjid Raya (BPMR) An-Nur Dr Zul Ikromi menyampaikan, seluruh kegiatan ini bertujuan untuk memakmurkan masjid serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperdalam ilmu agama selama bulan suci. Selain itu, rangkaian ceramah harian ini diharapkan mampu menjadi sarana pembinaan umat, khususnya generasi muda, agar semakin cinta terhadap masjid. 

Suasana religius yang tercipta setiap hari di Masjid Agung An-Nur menjadi gambaran semangat umat Muslim dalam menyambut dan mengisi bulan penuh ampunan ini. Dari Subuh hingga malam, lantunan ayat suci Al-Qur’an dan tausiyah yang disampaikan menjadi pengingat akan pentingnya memperbaiki diri serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT. 

Dengan dukungan semua pihak, kegiatan Ramadan diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan kekhusyukan, Masjid An-Nur kembali menjadi pusat syiar Islam selama Ramadan. Suasana religius yang tercipta setiap hari menjadi bukti bahwa masjid bukan sekadar tempat ibadah, melainkan juga pusat pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai spiritual di tengah kehidupan modern.

“Harapan kami, seluruh rangkaian kegiatan Ramadan ini dapat berjalan lancar hingga akhir bulan. Kami juga berharap partisipasi masyarakat semakin meningkat, sehingga Masjid An-Nur semakin ramai oleh jemaah yang ingin menimba ilmu dan meningkatkan ibadah,” ujarnya.(ayi)

Editor : Arif Oktafian
#masjid raya an nur #ramadan