PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan menyediakan fasilitas penukaran sampah menjadi uang bagi masyarakat. Ada 10 lokasi drop point tempat penukaran sampah yang disediakan pemko.
Wali Kota (Wako) Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM mengatakan, program ini merupakan upaya inovatif untuk mengurangi volume sampah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah.
Program ini dijalankan melalui kerja sama dengan Rekosistem, sebuah perusahaan teknologi pengelolaan sampah dan pemulihan material dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia.
Melalui kerja sama ini, masyarakat dapat menukarkan berbagai jenis sampah yang masih memiliki nilai ekonomi menjadi uang. Wako mengatakan program ini merupakan langkah konkret pemerintah kota dalam mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan di Pekanbaru.
”Ini salah satu upaya Pemko Pekanbaru untuk mengatasi persoalan sampah. Masyarakat tidak hanya membuang sampah, tetapi juga bisa mendapatkan nilai ekonomi dari sampah tersebut,” ujar Wako, Sabtu (7/3).
Ia menjelaskan, masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini terlebih dahulu harus mengunduh aplikasi Rekosistem di ponsel. Setelah itu, pengguna membuat akun sebelum melakukan penukaran sampah di lokasi drop point yang telah disediakan.
Baca Juga: Pemuda Bengkalis Siapkan 10 Ribu Lampu Colok
Adapun jenis sampah yang dapat ditukarkan cukup beragam, di antaranya plastik dan botol plastik, botol kaca, minyak jelantah, kertas atau kardus, logam, hingga barang elektronik bekas.
Menurut Wako, seluruh fasilitas yang tersedia dalam program ini tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Seluruh pembiayaan ditanggung oleh pihak ketiga, yakni Rekosistem.
”Semua fasilitas ini tidak menggunakan APBD. Seluruhnya ditanggung oleh pihak ketiga, yakni Rekosistem. Jadi sistemnya berjalan secara digital dan terintegrasi,” jelasnya.
Selain menyediakan fasilitas drop point, Rekosistem juga akan menghadirkan tempat pengolahan sampah sehingga seluruh proses pengelolaan berjalan berbasis sistem.
Program ini bahkan disebut menjadi yang pertama di umatera yang menyediakan fasilitas penukaran sampah menjadi uang berbasis aplikasi dengan jaringan drop point di berbagai lokasi strategis kota.
Baca Juga: Pemuda Bengkalis Siapkan 10 Ribu Lampu Colok
Adapun 10 lokasi drop point penukaran sampah tersebut yaitu, RTH Putri Kaca Mayang, area dekat Wisata Alam Mayang, area dekat Universitas Riau Kampus Panam, TRC Pekanbaru Aman 112, depan Ramayana STC, Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru, Stadion Utama Riau, Taman dekat MPP, Pasar Pagi Panam, dan Simpang 4 Taman Rekreasi Rumbai.
Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat Pekanbaru semakin aktif memilah sampah dari rumah serta ikut berkontribusi dalam menjaga kebersihan kota sekaligus mendapatkan manfaat ekonomi dari sampah yang mereka kumpulkan.(yls)
Laporan AFIAT ANANDA