CAKUPAN VAKSINASI JADI SYARAT TURUN LEVEL

PPKM Melandai, Waspada Euforia

Pelalawan | Selasa, 14 September 2021 - 11:07 WIB

PPKM Melandai, Waspada Euforia
Petugas kepolisian melakukan penjagaan saat penyekatan di Jalan Jenderal Sudirman persimpangan Jalan Arifin Achmad Pekanbaru saat penerapan PPKM level 4 di Kota Pekanbaru, baru-baru ini. (MHD AKHWAN/RIAUPOS.CO)

BAGIKAN



BACA JUGA


EVALUASI pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada periode 6 hingga 13 September 2021 menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Kasus aktif per 13 September kemarin turun di bawah angka 100 ribuan. Sementara berbagai kota terutama di Jawa-Bali menunjukkan penurunan level.  

Per kemarin, Satgas Covid-19 mencatat kasus aktif kini tinggal 99.696 kasus. Pertumbuhan kasus konfirmasi harian juga turun ke angka terendah yakni 2.577 orang. Secara nasional, kasus konfirmasi positif turun hingga 93,9 persen. Khusus Jawa-Bali turun hingga 96 persen dari titik puncaknya pada 15 Juli lalu.


Kondisi serupa juga terjadi Provinsi Riau. Penambahan pasien Covid-19 terus turun dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Per Senin (13/9), pasien positif Covid-19 di Riau hanya bertambah 100 orang. Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan, dengan penambahan itu, total penderita Covid-19 di Riau mencapai 125.880 orang.

"Sementara itu, untuk pasien yang sembuh bertambah 289 orang, sehingga total 120.014 orang yang sudah sembuh," katanya.

Untuk kabar dukanya, juga terdapat 15 pasien meninggal dunia. Sehingga total pasien yang meninggal akibat Covid-19 di Riau sebanyak 3.960 orang. Dari total pasien positif, yang masih menjalani perawatan di rumah sakit 313 orang. Sementara yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 1.593 orang.

"Sehingga saat ini jumlah pasien yang masih menjalani perawatan baik di rumah sakit maupun isolasi mandiri sebanyak 1.906 orang," ujarnya.

Sementara itu, untuk suspect yang menjalani isolasi mandiri 4.164 orang dan yang isolasi di rumah sakit 66 orang. Total suspect yang selesai menjalani isolasi 106.911 meninggal dunia 453 orang. Mimi juga berpesan, dengan terus bertambahnya pasien positif Covid-19 di Riau, pihaknya mengajak masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan. Terutama saat beraktivitas di luar rumah.

"Mari kita sama-sama dapat menjaga diri dan orang sekitar kita dengan terus menerapkan protokol kesehatan. Mencuci tangan, jaga jarak dan menggunakan masker," ajaknya.

Sementara pada periode PPKM minggu lalu pula, Provinsi Bali berhasil turun level dari 4 ke 3. Sehingga dari 11 kota/kabupaten yang masih mengidap level 4 pada minggu lalu, pada hari ini jumlahnya berkurang menjadi hanya 3 kota/kabupaten saja. "Hal ini merupakan buah dari kerjas ama semua pihak yang telah bersama-sama berhasil menjaga kondusifitas pemberlakuan PPKM," kata Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, kemarin.

Luhut mengaku, penurunan ini jauh lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya.  "Situasi Covid-19 membaik begitu cepat di Jawa Bali. Di sisi lain, kecepatan vaksinasi dan implementasi peduli lindungi serta protokol kesehatan masih tertinggal," kata Luhut.  

Meski demikian, ada kekhawatirkan bahwa penurunan level di berbagai kota ini bakal menyebabkan banyak euforia dari masyarakat yang tidak disertai dengan implementasi protokol kesehatan dan penggunaan aplikasi peduli lindungi. Hal ini dikhawatirkan bisa mengundang gelombang berikutnya dari Covid-19.
 



Pemkab Rokan Hulu





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook



TERBARU


samsat- Pemkab Meranti




riau pos PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com