BBM Subsidi Langka di Pelalawan, Antrean Kendaraan Mengular ke Badan Jalan

PANGKALAN KERINCI (RIAUPOS.CO) - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Pelalawan, khususnya Kecamatan Pangkalan Kerinci dalam dua hari terakhir, memicu kekhawatiran masyarakat.
Antrean kendaraan mengular ketika hendak mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU. Khususnya kendaraan yang mengkonsumsi BBM subsidi jenis pertalite dan biosolar.
Tak hanya kendaraan roda empat ke atas saja, antrean sepeda motor juga memanjang sampai ke luar areal SPBU.
Antrean panjang di SPBU hingga sulitnya mendapatkan BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar berdampak langsung terhadap aktivitas harian warga.
Sejumlah warga mengaku harus meluangkan waktu lebih lama untuk mengantre, bahkan berpindah dari satu SPBU ke SPBU lain demi mendapatkan bahan bakar.
Salah seorang warga Pangkalan Kerinci, Ronald mengaku kondisi ini membuatnya kebingungan.
"Sekarang cari Pertalite susah sekali. Hampir semua SPBU penuh antrean, jadi bingung mau isi di mana,” terang Ronald saat ditemui Riaupos.co di SPBU PT Jawara Petro Perkasa 14.283.692 Jl. Koridor Rapp KM 5 Kecamatan Pangkalan Kerinci, Ahad (3/5/2025).
Diungkapkannya bahwa, kelangkaan BBM tidak hanya terjadi di Kecamatan Pangkalan Kerinci saja, tetapi merata hingga ke kecamatan lainnya di Negeri Seiya Sekata ini. Khususnya SPBU yang berada di Jalan Lintas Timur Pelalawan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




