Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Jalan Arifin Pasar Baru Pangkalan Kerinci Rusak Parah, PUPR Hanya Bisa Lakukan Perbaikan Ringan

M Amin Amran • Senin, 9 Maret 2026 | 18:45 WIB

Seorang pengendara sepeda motor melintasi Jalan Arifin yang telah mengalami kerusakan parah namun tak kunjung dilakukan perbaikan oleh Dinas PUPR Pelalawan, Senin (9/3/2026).
Seorang pengendara sepeda motor melintasi Jalan Arifin yang telah mengalami kerusakan parah namun tak kunjung dilakukan perbaikan oleh Dinas PUPR Pelalawan, Senin (9/3/2026).

PANGKALAN KERINCI (RIAUPOS.CO) - Meski berada di ibukota Kabupaten Pelalawan (Kecamatan Pangkalan Kerinci,red) yang seyogyanya menjadi skala prioritas kampung halaman Bupati Pelalawan, H Zukri, namun tidak menjamin semua infrastruktur jalan menjadi mulus.

Begitu pula dengan kondisi Jalan Arifin Pasar Baru Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan yang telah mengalami kerusakan parah. 

Badan jalan yang semula sempat diaspal, saat ini telah banyak terkelupas dan berlubang cukup dalam. Dengan kondisi jalan yang sangat buruk tersebut, warga dan pengguna jalan mendesak agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan melaui instansi terkait dapat segera melakukan perbaikan jalan tersebut. 

Kondisi Jalan Arifon yang panjangnya sekitar kurang lebih sekitar 3 kilometer, terdapat 200 meter mengalami kerusakan parah. Dimana setidaknya ditemukan ada enam titik di jalan ini yang berlobang besar hingga mengalami keretakan.

Namun, jalan tersebut luput perhatian dari pemerintah daerah untuk melakukan perbaikannya. Sedangkan kerusakan Jalan Arifin ini, sudah dialami sekitar kurang lebih dua tahun (2024,red) lalu.

"Ya, kondisi Jalan Arifin Pasar Baru Pangkalan Kerinci ini sudah sangat parah dan memprihatinkan. Pasalnya, ada sekitar 200 meter lebih jalan hancur dan berlubang," terang Anton Sikumbang, salah seorang warga Jalan Arifin kepada Riaupos.co, Senin (9/3/2026) kemarin di Pangkalan Kerinci.

"Jalan tersebut sudah kurang lebih dua tahun mengalami kerusakan, tapi sampai saat ini tidak ada perhatian dari pemerintah khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pelalawan,"lannjutnya.

Diungkapkan pria yang berprofesi sebagai padagang ayam potong di pasar baru Pangkalan Kerinci.ini bahwa, jalan tersebut merupakan jalan strategis dan menjadi akses bagi masyarakat setempat. Pasalnya Jalan Arifin ini, bisa menghubungkan ke pusat ibukota dan menuju Kantor Bupati Pelalawan, SMPN 5 serta kantor Lurah Pangkalan Kerincoli Timur Kecamatan Pangkalan Kerinci.

Tentunya jika kondisi kerusakan jalan ini tidak ada perhatian dari Pemkab Pelalawan untuk dilakukan perbaikan, maka lama-kelamaan jalan ini akan semakin rusak parah dan bisa menimbulkan korban jiwa.

Dimana jalan yang rusak tersebut terdapat lubang besar dan kondisi jalan pada malam hari sangat gelap sekali karena tidak ada penerangan, meski setiap bulannya masyarakat harus membayar pajak penerangan jalan (PPJ).

"Jadi, ada enam titik terdapat lubang yang besar di Jalan Arifin tersebut. Dan jika para pengguna jalan melintas di Jalan ini, harus berhati-hati jika tidak ingin celaka. Artinya, jangan sampai ada korban jiwa dulu, baru pemerintah sibuk untuk memperbaikinya.

"Untuk itu, maka kami berharap dan mendesak agar Pemkab Pelalawan melalui dinas terkait (Dinas PUPR,red), dapat melakukan perbaikan Jalan Sukadamai ini," ujarnya.

Menanggapi keinginan masyarakat tersebut, Kepala Dinas PUPR Pelalawan Irham Nisbar ST mengatakan bahwa, Pemkab Pelalawan memastikan akan merealisasikan pembangunan dan perbaikan insfrastruktur masyarakat di Kabupaten Pelalawan, khususnya Jalan Arifin ini, sesuai kesanggupan keuangan daerah.

"Jadi, kita akan segera turun kan tim ke lapangan untuk meninjau kondisi Jalan Arifin tersebut. Dan jika kerusakannya ringan, maka akan segera kita lakukan perbaikan melalui tambal sulam melalui dana swakelola.

"Tapi, jika rusaknya kategori sedang ataupun berat, maka pembangunannya akan kita realisasikan pada awal bulan Juli mendatang. Pasalnya, anggaran dari pusat belum turun, sehingga kegiatan masih difokuskan pada kebutuhan belanja pegawai. Sedangkan untuk kegiatan fisik, akan dilaksanakan pada bulan Juli ini.

"Untuk itu, kita berharap agar masyarakat yang mendambakan pembangunan infrastruktur jalan ataupun perbaikan, dapat bersabar menjelang transfer dana dari pusat turun dan masuk ke kaa daerah," tutupnya. (amn)

Editor : M. Erizal
#jalan rusak pelalawan #pangkalan kerinci #jalan rusak parah #jalan berlubang