Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mendikdasmen Sebut MPLS Bukan Ajang Plonco

T
Penulis: Tim Redaksi❯
Ilustrasi perundungan
Ilustrasi perundungan

Advertisement

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -  Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dimulai secara serentak di Indonesia, termasuk Riau, Senin (13/7). Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan MPLS bukan lagi menjadi ajang perploncoan maupun praktik senioritas. 

MPLS Ramah kali ini mesti menjadi momentum untuk membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghormati. Menurut Abdul Mu’ti, tradisi plonco yang selama ini identik dengan tindakan senioritas harus diubah melalui pelaksanaan MPLS Ramah. 

Advertisement

Dengan begitu, sekolah dapat menjadi lingkungan yang mendukung peserta didik untuk tumbuh dalam suasana yang penuh rasa aman dan saling menghargai. “MPLS bukanlah seremonial yang ditandai dengan perploncoan atau senioritas,’’ ujarnya saat membuka kegiatan MPLS Ramah di SMKN 2 Singosari, Malang, Jawa Timur, Senin (13/7).

‘’Senior melakukan berbagai macam tindakan yang mencerminkan senioritasnya yang kadang-kadang tidak diwujudkan dalam keteladanan. 

Advertisement

Kita ingin merubah tradisi perploncoan itu dengan membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman, dimulai dari MPLS Ramah,” sambung Mu’ti.

Ia menambahkan, sekolah harus menjadi tempat yang menumbuhkan sikap saling menghormati, saling mencintai, serta memuliakan guru, orang tua, dan ilmu pengetahuan.

“Kita berusaha untuk bagaimana menciptakan sekolah sebagai lingkungan di mana kita saling menghormati, saling mencintai antara satu dengan yang lainnya. Kita memuliakan guru-guru kita, memuliakan orang tua kita, dan memuliakan ilmu,” tuturnya.

Tokoh Muhammadiyah itu juga mengajak seluruh peserta didik di Indonesia menjadikan MPLS sebagai langkah awal untuk meraih masa depan yang lebih baik. Menurutnya, setiap keberhasilan diawali dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dan penuh kesungguhan.

Ia menekankan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga kemampuan bekerja sama dengan orang lain. “Setiap langkah besar tentu harus kita mulai dari langkah-langkah kecil yang kita laksanakan secara konsisten, kita laksanakan dengan penuh kesungguhan,” jelasnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Awal Tahun Ajaran Baru, Disdikpora Kampar Tekankan MPLS Edukatif dan Bebas Perundungan

Awal Tahun Ajaran Baru, Disdikpora Kampar Tekankan MPLS Edukatif dan Bebas Perundungan

Jepala Disdikpora Kampar Helmi menekankan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) edukatif dan bebas dengan perundungan.

Tinjau MPLS sejumlah Sekolah di Pekanbaru, Wawako Tegaskan Tak Boleh Ada Perundungan di Sekolah

Tinjau MPLS sejumlah Sekolah di Pekanbaru, Wawako Tegaskan Tak Boleh Ada Perundungan di Sekolah

Wawako Pekanbaru, Markarius Anwar meninjau langsung pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sejumlah sekolah

Disdik Pekanbaru Tetapkan MPLS Lima Hari, Perpeloncoan dan Pungutan Dilarang

Disdik Pekanbaru Tetapkan MPLS Lima Hari, Perpeloncoan dan Pungutan Dilarang

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Syafrian Tommy, menegaskan MPLS harus menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi peserta didik.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer