Hari Santri Nasional, Sekdaprov Riau Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum pengingat kepada resolusi jihad ketika para ulama dan santri menjadi bagian dalam mempertahankan dan memperjuangkan bangsa Indonesia.
Perjuangan tersebut kembali diingatkan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi saat menjadi inspektur pada upacara memperingati Hari Santri Nasional di Taman Bukit Gelanggang, Kota Dumai, Kamis (22/10).
“Perjuangan para ulama dan santri menunjukkan bahwa kekuatan santri bukan hanya ilmu dan keyakinan saja, tapi keberaniannya dalam melaksanakan tanggung jawab bagi bangsanya,” ujar Syahrial Abdi, kemarin.
Baca Juga: Universitas Awal Bros Tekankan Pentingnya Karakter dan Integritas Mahasiswa
Lebih lanjut dikatakannya, bertahun-tahun setelah merdeka santri pun tetap memiliki tantangannya untuk memperjuangkan bangsa. Namun, tantangan tersebut tentunya sudah berbeda mengikuti perkembangan zaman.
“81 tahun kemudian, tetap ada tantangannya meski berbeda. Untuk itulah tema hari ini (kemarin, red) mengusung Santri Menguatkan Negeri, Menuju Indonesia Emas dengan makna agar santri bisa mengambil peran bagi kemajuan Indonesia,” ujarnya.
Santri yang mengambil peran bagi kemajuan Indonesia tersebut berawal dari menjaga moral bangsa. Syahrialmengatakan, santri haruslah Hari Santri Nasional, Sekdaprov Riau Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda menjadi generasi yang tidak hanya mampu mengikuti perubahan zaman, tapi bisa membawa perubahannya ke arah yang lebih baik.
“Kita harus menyiapkan generasi yang memiliki ilmu agama, ilmu pengetahuan, teguh dalam menjaga akhlak, berani, berkarya, dan berinovasi,” ungkap Syahrial Abdi.
Baca Juga: PAUD dan TK Masih Belajar dari Rumah
Ditegaskannya, kedalaman ilmu bisa memperkuat karakter dan meningkatkan keberanian dalam berinovasi. Diharapkan, santri bisa mengambil peran lebih luas di kehidupan berbangsa yang memiliki intergritas dan peduli sesama.
“Terus jaga tradisi pendidikan di pesantren dengan memberi ruang untuk tumbuh kembang kreativitas dan pemikiran yang beragam. Keragaman tersebut akan memperkaya kreativitas saat kita tau itu adalah bagian dari ilmu pengetahuan,” tegasnya.
Ia juga menyebutkan, pesantren harus bisa menghasilkan generasi yang bisa membawa kerukunan dan memastikan kemajuan bangsanya. Ia harap, santri khususnya di Riau bisa berada di barisan terdepan memperjuangkan bangsanya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




