
PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) mengusulkan dua kecamatan sebagai alternatif lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.
Untuk mendukung rencana tersebut, Pemkab Rohul telah menyiapkan lahan seluas 35 hektare di Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, dan Desa Sukamaju KM 6, Kecamatan Rambah. Masing-masing lahan memiliki luas 20 hektare di Desa Sontang dan 15 hektare di Desa Sukamaju. Usulan pembangunan sekolah tersebut diharapkan mendapat persetujuan pemerintah pusat sehingga dapat direalisasikan pada 2027.
Usulan itu disampaikan langsung Bupati Rohul H Anton ST MM dalam audiensi dan koordinasi program SNT Provinsi Riau bersama jajaran Kemendikdasmen, Kamis (5/11), di Gedung E Lantai 5 Kemendikdasmen, Jakarta.
Baca Juga: MAN IC Siak Raih Dua Penghargaan pada Madrasah Award 2026 Provinsi Riau
Rombongan tujuh kepala daerah dari Provinsi Riau diterima Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Nonformal dan Informal (Paud Dikdas PNFI) Kemendikdasmen RI, Gogot Suharwoto SPd MEd PhD beserta jajaran. Dalam kesempatan itu, Bupati Anton menyerahkan proposal pembangunan SNT Kabupaten Rohul.
Audiensi yang difasilitasi Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Riau tersebut turut dihadiri enam kepala daerah lainnya dari Kabupaten Indragiri Hulu, Pelalawan, Kuantan Singingi, Kampar, Bengkalis dan Kepulauan Meranti. Bupati Anton didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Rohul Alreza Ahyu SE MSi Ak.
Anton menjelaskan, lahan 20 hektare di Desa Sontang merupakan hibah dari Kepala Desa Sontang Zulfahrianto kepada Pemkab Rohul. Sementara lahan 15 hektare di Desa Sukamaju merupakan aset pemerintah daerah.
“Dalam pengusulan program pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi, Rohul telah mengusulkan dua lokasi pembangunan, yaitu Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, dan Desa Sukamaju KM 6, Kecamatan Rambah. Hari ini (Kamis, red), kita usulkan pembangunan SNT di dua kecamatan,” jelas Bupati Anton, Kamis (5/11), usai audiensi bersama Dirjen Paud Dikdas PNFI Kemendidkasmen di Jakarta.(epp)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




