Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Peningkatan Kualitas Iman dan Takwa

Tim Redaksi • Jumat, 20 Februari 2026 | 13:43 WIB

Syahrial Abdi
Syahrial Abdi


Bulan Ramadan menjadi kesempatan emas bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan, karena bulan suci Ramadan merupakan salah satu sarana penting untuk peningkatan iman dan takwa. Dengan turunnya Ramadan, salah satu bentuk kasih sayang Allah Subhanahu Wa Ta’ala) SWT) bagi orang-orang yang beriman. Tanpa adanya kemurahan yang Allah berikan pada bulan ini, tentunya akan sangat berat bagi manusia untuk dapat masuk ke dalam surga melalui amalnya.

Melihat banyaknya peluang kebaikan yang bisa dikerjakan dan juga janji Allah akan pahala yang berlipat ganda, tentunya membuat kita termotivasi untuk meningkatkan iman dan takwa. Melalui Ramadan ini juga, tidak mengurangi aktivitas kinerja di sektor-sektor pemerintah.

Begitupun bagi aparatur sipil n(ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Adanya perubahan jam kerja dilakukan untuk terwujudnya peningkatan kualitas pelaksanaan ibadah puasa selama Ramadan.

Namun hal tersebut diharapkan tidak mempengaruhi ASN dalam memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat. Terlebih ketika Ramadan, di mana segala hal dikondisikan termasuk jam kerja.

Kalau biasanya ASN bekerja selama 8 jam, saat Ramadan ini menjadi hanya 6 jam. Waktu yang tersisa tersebut bisa dimaksimalkan dengan memperbanyak beribadah bagi kita selaku umat muslim.

Mari kita jadikan Ramadan ini dengan meningkatkan rasa peri kemanusian dan suka memberi (bersedekah), serta peduli terhadap orang-orang yang tak mampu di sekeliling kita.

Sebagaimana yang dihadiskan Nabi Muhammad SAW yang artinya: Dari Ibnu Abbas r.a. SesungguhnyaRasulallah SAW bersabda: Amalan yang sangat disukai Allah SWT setelah amalan wajib adalah menanamkan (membuat) rasa gembira dalam hati seorang mukmin...( HR. At Thabrani ).  

Semakin tinggi kualitas iman seseorang, maka semakin besar rasa kepedulian sosial terhadap lingkungan di sekitarnya. Ramadan merupakan bulan untuk saling berbagi. Belum dianggap sempurna keimanan seseorang apabila perutnya kenyang sementara orang di sekelilingnya dalam keadaan lapar.

Bulan Ramadan juga mendidik jiwa kita agar dapat menguasai diri dari hawa nafsu, sehingga mudah menjalankan kebaikan dan meninggalkan keburukan.Kita tingkatkan kualitas iman dan takwa bagi diripribadi dan keluarga, serta masyarakat.

Baca Juga: Apa Standar Musafir yang Membolehkan Tidak Berpuasa?

Semoga Ramadan tahun ini betul-betul menjadi madrasah kita untuk menjadi seorang mukmin sejati, yang pada akhirnya melahirkan insan-insan yang bertakwa di hadapan Allah SWT.

Editor : Arif Oktafian
#petuah ramadan