AHY dan Dua Pimpinan Demokrat Digugat Jhonni Allen Marbun

Politik | Rabu, 03 Maret 2021 - 15:55 WIB

AHY dan Dua Pimpinan Demokrat Digugat Jhonni Allen Marbun
Ilustrasi bendera Partai Demokrat (DOK.JAWAPOS.COM)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Enam kader dipecat dari Partai Demokrat, salah satunya adalah Jhoni Allen Marbun. Mereka dipecat karena terbukti melakukan kudeta terhadap Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Tidak terima dipecat, Jhoni Allen Marbun pun mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.  Dilihat dari sistem informasi penelusuruan perkaran Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (3/3/2021) terlihat gugatan Jhoni dengan nomor perkara 135/Pdt.G/2021/PN Jkt.pst dan dengan surat diterima pada Selasa 2 Maret 2021.


Dalam perkara tersebut, Jhoni menggugat tiga orang yaini, Ketua Umum Partai Demokrat AHY, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya, dan Hinca Pandjaitan.

Gugatan yang diajukannya tersebut, untuk meminta Majelis Hakim membatalkan pemecatan dirinya dai Partai Demokrat. ’’Menyatakan tidak sah dan/atau batal demi hukum Surat Keputusan Dewan Kehormatan Partai Demokrat Nomor: 01/SK/DKPD/II/2021 Tertanggal 2 Februari 2021 tentang Rekomendasi Penjatuhan Sanksi Pemberhentian Tetap Sebagai Anggota Partai Demokrat kepada Saudara drh. Jhoni Allen Marbun,MM,’’ tulis petitum sebagaimana dikutip dari SIPP PN Jakarta Pusat, Rabu (3/3/2021).

JawaPos.com (RPG) sudah mengkonfirmasi kepada Teuku Riefky dan Hinca Pandjaitan ihwal pemecatan Jhoni Allen. Namun, keduanya belum merespons. Seperti diketahui, selain Jhoni, Partai Demokrat melakukan pemecatan kepada lima orang kader lainnya yakni adalah Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Syofwatillah Mohzaib, dan Ahmad Yahya.

Mereka dianggap berupaya melakukan kudeta terhadap AHY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat dengan berusaha menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) secara ilegal. Dengan demikian, sejak keputusan ini ditetapkan, enam kader tersebut secara otomatis gugur hak dan kewajibannya sebagai anggota Partai Demokrat. Seluruh perkataan dan perbuatannya tidak lagi dapat dikaitkan dengan Partai Demokrat.

Termasuk juga larangan bagi mereka untuk menggunakan seragam, atribut, simbol, lambang dan identitas Partai Demokrat.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Eka G Putra






Tuliskan Komentar anda dari account Facebook



petuah ramadan
Kepada yang Hidup
Munzir Hitami (Mantan Rektor UIN Suska Riau)

Kepada yang Hidup

Rabu, 21 April 2021

TERBARU


EPAPER RIAU POS  hal-1-ok.jpg





riau pos PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com