Demokrat Pilih Berkoalisi

Politik | Selasa, 13 Agustus 2019 - 11:47 WIB

Demokrat Pilih Berkoalisi
Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono melambaikan tangan ke wartawan beberapa waktu lalu. (FEDRIK TARIGAN/JPG)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Sikap politik Partai De­mokrat akhirnya terjawab sudah. Partai yang dikomandoi oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini bakal mendukung pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin. Sikap anti-oposisi ini juga mulai senada dengan PAN.

Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan, sikap politik partai berlogo bintang mercy adalah memberikan kontribusi aktif membantu pemerintahan ke depan. Sehingga bisa menyelesaikan masalah-masalah yang ada.

"Kalau ditanya kemana arah politik Partai Demokrat, ya arahnya adalah untuk memperkuat pemerintahan Pak Jokowi ke depan," ujar Ferdinand, Senin (12/8).


Menurutnya saat ini Partai Demokrat juga terus melakukan komunikasi dengan partai koalisi Jokowi-Ma’ruf. Dengan harapan agar bisa membantu pemerintahan selama lima tahun ke depan.

"Bahkan saat ini kita terus menjalani komunikasi dengan semua pihak yang kita anggap perlu dilakukan untuk bisa mewujudkan kontribusi itu secara nyata, nanti ke depan di Pemerintah pak Jokowi," katanya.

Bagi Ferdinand, suatu ke­­hormatan bagi Partai Demokrat apabila berada di dalam kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin. Sehingga bisa memberikan kontribusi dalam mengelola pemerintahan lima tahun ke depan.

"Kalau Pak Jokowi mau mengajak Partai Demokrat, kita akan siap mendukung beliau," ungkapnya.

Lebih lanjut Ferdinand menambahkan, sikap resmi Partai Demokrat ini nantinya akan diumumkan oleh Ketua Umum SBY atau Sekretaris Jenderal Hinca Pandjaitan. Namun sikap Demokrat adalah ingin berkontribusi membantu pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.

"Nanti akan disampaikan secara resmi pada saat yang tepat nanti baik oleh ketum langsung atau oleh sekjen," pungkasnya.

Sekadar informasi, selain Demokrat, salah satu parpol pendukung Prabowo – Sandi di pilpres 2019 yang dikabarkan akan masuk dalam kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin adalah PAN. Hal ini seiring sinyal-sinyal politik yang muncul.

Misalnya, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang pernah mengatakan, tidak mengajukan syarat mendukung pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin. Bahkan, parpol berlogo matahari putih ini siap mendukung pemerintahan untuk hal yang dirasa baik.

Sementara hal yang sama juga ada di Gerindra. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad pernah mengatakan, parpolnya siap bergabung dengan pemerintahan Jokowi-Ma’ruf. Bahkan, Gerindra juga telah menawarkan sejumlah konsep kepada pemerintahan periode kedua Jokowi.

Menurut Dasco, apabila konsep yang ditawarkan oleh Gerindra itu cocok dengan koalisi Jokowi-Ma’ruf Amin. Maka Gerindra siap bekerja sama dalam satu koalisi.

"Konsep yang ditawarkan tersebut mengenai energi, kemadirian dan ketahanan pangan. Sehingga apabila adanya kesamaan, maka Gerindra akan bekerja sama dengan Jokowi-Ma’ruf Amin dalam mengelola pemerintahan selama lima tahun mendatang," pungkasnya.(egp)

Laporan: JPG
Editor: Arif Oktafian



youtube riaupos



Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU

Pemkab.Pelalawan - HUT Adhyaksa



Sharp Pekanbaru PSBB


UIR PMB Berbasis Rapor

EPAPER RIAU POS  2020-08-10.jpg

PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com