Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menpar Ungkap Kondisi Pariwisata di DPR

T
Penulis: Tim Redaksi❯
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (jpg)
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (jpg)

Advertisement

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana membeberkan kondisi pariwisata Indonesia di tengah konflik yang tengah bergejolak di Timur Tengah. Ia menyebut, pariwisata nasional tetap mencatatkan tren positif di tengah dinamika global. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang Januari hingga April 2026, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 4,68 juta kunjungan atau tumbuh 8,24 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. 

Advertisement

Selain itu, pada kuartal pertama 2026, devisa sektor pariwisata tercatat sebesar 4,05 miliar dolar AS atau setara Rp68,28 triliun. Angka tersebut meningkat 6,30 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

“Pariwisata tidak hanya kita dorong untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, devisa, investasi, dan kontribusi terhadap PDB. Yang tidak kalah penting, pertumbuhan pariwisata harus dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Widiyanti dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6).

Advertisement

Ia menekankan, ekonomi pariwisata harus mengalir hingga ke desa, menggerakkan UMKM, membuka lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi daerah.

Widiyanti menambahkan, capaian positif tersebut perlu terus diarahkan agar menghasilkan nilai tambah yang lebih luas bagi masyarakat. Salah satu langkah yang diperkuat pemerintah adalah pengembangan desa wisata sebagai instrumen pemerataan pembangunan.

Karena itu, pihaknya mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan desa wisata, sertifikasi desa wisata berkelanjutan, hingga kerja sama dengan BPJPH untuk memperluas sertifikasi halal bagi pelaku UMKM di desa wisata.

“Hingga 30 Mei 2026, Kementerian Pariwisata bersama BPJPH telah memfasilitasi 31.548 sertifikasi halal bagi pelaku UMKM di 1.116 desa wisata yang tersebar di 34 provinsi,” ujarnya.

Menurutnya, upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memperkuat kepercayaan wisatawan terhadap layanan pariwisata daerah.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Kemenpar Promosi Branding Wonderful Indonesia di Meranti

Kemenpar Promosi Branding Wonderful Indonesia di Meranti

Branding Wonderful Indonesia dipromosikan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Promosi digelar di Ballroom Grand Meranti Hotel

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer