PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Setelah sempat dikabarkan akan maju dalam kontestasi Pilkada di Riau, yakni sebagai bakal calon Gubernur Riau, Edy Natar Nasution justru mengumumkan pengunduran dirinya sebagai bakal calon gubernur Riau.
Pengumuman pengunduran diri mantan Gubernur Riau tersebut, disampaikannya melalui pesan WhatsApp yang disebar di beberapa grup WA.
“Setelah sekian lama kita berkumpul, bergaul, bersatu, berdiskusi dan berjuang bersama-sama, kini tiba saatnya saya harus menyapa seluruh sahabat Edy Natar secara langsung untuk menyampaikan beberapa pesan penting terkait perkembangan politik terkini di Provinsi Riau,” tulis Edy Natar.
Dalam tulisannya tersebut, Edy Natar juga menyampaikan, untuk ikut dalam kontestasi Pilkada di Riau, disebutkannya bahwa semua proses sudah diikuti melalui berbagai cara dan tentu saja dengan cara yang benar.
“Untuk mendapatkan seorang pemimpin yang baik haruslah di awali dari proses pemilihan yang baik pula. Seorang pemimpin apalagi pada jabatan Gubernur harus merdeka dari segala intervensi apapun dan oleh siapapun,” sebutnya.
Ia juga menyebut, setelah cukup lama berjuang dengan semangat pantang menyerah. Akhirnya ia harus menyampaikan secara ikhlas dan berlapang dada kepada sahabat Edy Natar sekalian, bahwa ia tidak bisa lagi melanjutkan perjuangan ini bersama-sama.
“Adapun alasan perjuangan ini tidak bisa lagi kita lanjutkan bersama-sama karena tidak terpenuhinya salah satu persyaratan yaitu, kami harus mendapatkan partai koalisi dengan jumlah kursi yang cukup sesuai aturan yang ada, termasuk adanya hal lain yang bagi saya merupakan hal yang sangat prinsip dan tentu saja tidak bisa saya ungkapkan di ruang terbuka ini,” paparnya.
Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor : RP Edwir Sulaiman