Dibongkar, Danau Kebun Nopi Perlu Rp62 M

Riau | Senin, 00 0000 - 00:00 WIB

Dibongkar, Danau Kebun Nopi Perlu Rp62 M
TAK TERAWAT: Danau Kebun Nopi yang terletak di Desa Bukit Pedusuanan, Kecamatan Kuantan Mudik kondisinya tidak terawat. Selain air yang dangkal, juga banyak fasilitas yang rusak, Ahad (11/11/2018).

TELUK KUANTAN (RIAUPOS.CO) -SETELAH sekian lama tidak berfungsinya bendungan kebun Nopi dan jaringan irigasinya, yang terletak di Desa Bukit Pedusunan, Kecamatan Kuantan Mudik, Pemkab Kuansing melalui Dinas PUPR sudah mengusulkan Rp62 miliar ke pusat.

Baca Juga :Whiz Hotel Pekanbaru kini Upgrade Menjadi Whiz Prime Hotel

Anggaran tersebut akan diambil dari dana bantuan Kementrian PUPR, melalui kegiatan instansi pusat di daerah, Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWS) III Pekanbaru, Di bawah Kementrian PUPR Dirjen Sumber Daya Air yang mengurusi Sungai dan Irigasi. Danau Kebun Nopi yang pernah dijadikan penunjang venue dayung beberapa waktu lalu, merupakan aset pemerintah provinsi, namun sekarang telah diserahkan ke kabupaten Kuansing.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kuansing Pebri Mahmud kepada Riau Pos, Ahad (11/11). Menurut Pebri, Pemkab akan memprioritaskan untuk perbaikan Bendungan Kebun Nopi karena menyangkut dengan aliran irigasi  yang mengairi persawahan dan ladang masyarakat banyak.

“Dana sebesar Rp62 miliar yang kita usulkan ke Kementrian PUPR Dirjen Sumber Daya Air tersebut, adalah untuk pembangunan baru, sedangkan untuk bangunan yang lama akan kita bongkar. karena bangunan lama sudah tidak mampu lagi mendukung luas genangan air pasca diperluas menjadi venue dayung beberapa tahun lalu,” kata Febri.

Jika bendungan kebun Nopi selesai lanjut Febri, maka pihaknya memastikan jaringan irigasi di beberapa desa tersebut akan berfungsi kembali. Demikian juga ladang dan persawahan yang ada di empat desa tersebut akan terairi dengan baik. Selain urtuk irigasi, Danau Kebun Nopi tersebut juga akan dipersiapkan untuk Porprov 2020.

“Nah, Melalui APBD 2019 pun sudah kita masukkan dalam skala prioritas sebesar 2,5 miliar. Jadi, Kalau pemerintah pusat menyetujui, kegiatan APBD kita arahkan ke jaringan irigasinya saja,” terang Pebri.(ksm)

(Laporan MARDIAS CHAN, Telukkuantan)






Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

riau pos PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com