PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA

51 Persen PLTS Atap Indonesia Dibangun Alumni UIN Suska Riau

Riau | Minggu, 06 Juni 2021 - 10:00 WIB

51 Persen PLTS Atap Indonesia Dibangun Alumni UIN Suska Riau
Ilustrasi (INTERNET)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Lebih dari separuh, tepatnya 51 persen energi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia ternyata dibangun oleh alumni UIN Suska Riau. Khususnya alumni Teknik Elektro UIN Suska Riau. PLTS adalah teknologi tinggi energi hijau yang mengubah cahaya matahari menjadi listrik.

Dosen Studi Energi Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Suska Riau, Dr Kunaifi ST PgDpEnSt MSc, menyatakan, Sabtu  pagi (5/6) dia mendapat update lagi daftar panjang pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang telah dibangun di Indonesia. Dia menyampaikan salah satu kategori dari daftar tersebut, yaitu PLTS atap.


PLTS atap dipasang di atas gedung rumah pribadi, bisnis (termasuk kantor), dan fasilitas industri. Pada daftar tersebut ada satu kolom cantik, yaitu nama alumni Jurusan Teknik Elektro (TE) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Suska Riau yang berkontribusi pada proyek-proyek PLTS tersebut. Kontribusi mereka beragam, mulai dari project developer, project manager, technical desainer, sampai installer, atau gabungan dari peran-peran tersebut. Tabel tersebut dibuat berdasarkan self-claim oleh alumni TE UIN Suska Riau.

“Alumni TE UIN Suska Riau terlibat dalam 216 proyek PLTS atap dengan kapasitas total 13,5 MWp,” ujar Kunaifi.

Menurut DJEBTKE Kementerian ESDM, total kapasitas PLTS atap di Indonesia sampai Maret 2021 adalah 26,51 MWp. Dengan demikian, sekarang dapat dihitung dengan mudah, bahwa kontribusi alumni TE UIN Suska Riau pada PLTS atap di seluruh Indonesia adalah single majority.

“Alumni TE UIN Suska Riau terlibat dalam membangun sekitar 51 persen PLTS atap di Indonesia,” ujar Kunaifi.

Dia menyebutkan, jumlah pelanggan PLTS atap yang dilayani oleh alumni TE UIN Suska Riau hanya 216 dari total 3472 pelanggan di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa alumni TE UIN Suska Riau dipercaya mengerjakan proyek-proyek PLTS atap kapasitas besar. Dari segi jumlah memang kecil, tapi dayanya besar. PLTS atap besar membutuhkan keahlian dan kerumitan lebih tinggi dibanding PLTS kapasitas kecil.

Data hanya menampilkan proyek yang telah selesai. Alumni TE UIN Suska Riau sedang terlibat dalam perencanaan ratusan MWp proyek PLTS lain. Sebagai tambahan, alumni TE UIN Suska juga sedang terlibat dalam proyek PLTS atap lain di delapan lokasi dengan total kapasitas 7,9 MWp yang target commercial operations date (COD) tahun 2021 ini. Namun tidak dimasukkan ke dalam hitungan di atas. Kapasitas sistem yang sedang proses konstruksi tersebut setara 30 persen kapasitas total PLTS atap di Indonesia saat ini.

Lokasi proyek PLTS atap yang dibangun oleh alumni TE UIN Suska Riau tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sumatra, Kalimantan, dan Papua. Satu-satunya pulau besar Indonesia yang belum dimasuki adalah Sulawesi. Selain di Indonesia, alumni UIN Suska Riau juga terlibat dalam proyek PLTS di Jepang, Thailand, dan Vietnam.

Capaian ini tidak mudah diraih oleh para alumni. Di antara kunci sukses mereka adalah bahwa mereka saling mendukung dalam proses belajar di dunia kerja. Mereka juga meyakinkan pekerjaan yang berkualitas tinggi sesuai keinginan pelanggan, standar kualitas formal, dan etika bisnis. Mereka juga open-minded sehingga pengetahuan baru mengalir dengan mudah. Mereka tidak kenal lelah meluangkan waktu, pikiran, tenaga, bahkan biaya, untuk almamater.

“Aspek paling penting, yang merupakan ciri khas alumni UIN Suska Riau adalah, mereka melibatkan Allah SWT dalam bekerja dan bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW,” ujar Kunaifi.

Jurusan TE UIN Suska Riau mulai membuka Konsentrasi Energi pada 2010. Saat dibuka, merupakan Prodi TE S1 pertama di Indonesia yang mempersiapkan lulusannya untuk berkarir di bidang energi berkelanjutan, baik energi terbarukan, maupun efisiensi energi. Saat ini, konsentrasi energi sedang mempersiapkan gelombang baru mahasiswa untuk lulus dengan pengetahuan dan keahlian lebih baik dalam bidang energi terbarukan dan efisiensi energi.

Dia berharap, semoga upaya yang dilakukan dan capaian yang diraih memperluas ladang kontribusi UIN Suska Riau, khususnya Jurusan TE, dalam memerangi pemanasan global dan perubahan iklim, serta membantu pemerintah mencapai target energi terbarukan 23 persen pada 2025. Jurusan TE terbuka untuk kerjasama penelitian, pelatihan, dan proyek energi.

“Jurusan TE UIN Suska Riau juga membuka diri kepada pihak-pihak yang ingin berkontribusi mengembangkan studi energi di UIN Suska Riau,” ujarnya.(muh)

 


Bank BJB

Pemkab Rokan Hulu




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook



TERBARU


EPAPER RIAU POS  31-juli.jpg



riau pos PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com