Fly Over Terkendala, Gubri Tunggu Laporan PU

Riau | Sabtu, 06 Agustus 2011 - 09:24 WIB

BAGIKAN



BACA JUGA

PEKANBARU (RP) - Gubernur Riau HM Rusli Zainal SE MP mengaku tidak mengetahui informasi secara detail tentang terhentinya pengerjaan proyek fly over di persimpangan Jalan Imam Munandar-Sudirman.

Pasalnya, hingga saat ini, Gubri belum menerima laporan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Riau selaku Satker penanggung jawab pengembangan infrastruktur tersebut.

Penegasan Gubri itu disampaikan kepada Riau Pos, Kamis (5/4). ‘’Saya belum dapat laporan perkembangan terakhir (proyek fly over). Tunggu saja,’’ ungkapnya.

Kendati demikian, Gubri menegaskan kondisi tersebut tidak boleh berlarut-larut. Untuk itu solusi penyelesaian harus segera dicarikan, sehingga tidak berdampak pada aktivitas dan pelayanan transportasi masyarakat.

‘’Nanti akan saya cek lagi. Yang pasti harus segera dicarikan solusinya. Tidak boleh ada kemacetan dalam pengerjaannya,’’ tegasnya lagi.

Seperti diberitakan sebelumnya, pengerjaan proyek jalan layang yang dilaksanakan PT Istaka Karya kini terhenti kembali. Sebelumnya, proyek ini sempat berjalan beberapa hari dan kemudian terhenti kembali.

Sampai saat ini alasan krusial yang menjadi penghambat belum dapat dipastikan, sejauh ini permasalahan finansial diindikasikan menjadi salah satu penyebab terkendalanya pembangunan fly over yang ditargetkan final tahun 2012.

Sementara itu Dinas Pekerjaan Umum memilih menghindar untuk menjawab tanda-tanya dalam pengembangan infastruktur yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam menunjang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2012. Bahkan, pihak DPRD telah merencanakan melakukan hearing untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Panggil Kadis PU

Sabtu (6/8) malam ini, tepatnya usai Salat Tarawih, Komisi C DPRD Riau akan menggelar dengar pendapat dengan Dinas PU Riau. Selain membahas progres berbagai proyek pembangunan yang didanai multi year, anggota komisi juga akan membahas secara khusus terhentinya pembangunan fly over simpang Jalan Sudirman-Imam Munandar yang dikerjakan PT Istaka Karya.

‘’Kita memang memanggil Dinas PU untuk hearing. Soal PT Istaka Karya kita tidak berhak memanggil. Tapi kita memang meminta Dinas PU membawa mereka,’’ ujar Ilyas Labay, Ketua Komisi C DPRD Riau, kemarin.

Alasan digelarnya hearing pada malam karena siang berpuasa. Sehingga anggota komisi merasa tidak maksimal. Sedang dipilihnya Sabtu malam, lantaran mempertimbangkan kesibukan anggota seperti ikut agenda Badan Kehormatan.

 ‘’Kita inginkan semua anggota bisa hadir. Makanya pada Sabtu malam itulah, waktu yang memungkinkan semua anggota komisi bisa hadir,’’ ujar Abu Bakar Siddik, anggota komisi kepada Riau Pos.(rio/zed)


Bank BJB




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook



TERBARU


EPAPER RIAU POS  2021-06-17.jpg



riau pos PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com