Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

31 Titik Panas Terdeteksi, Riau Tertinggi di Sumatera

P
Penulis: Prapti Dwi Lestari❯
Petugas sedang berupaya memadamkan api yang membakar lahan di Desa Pancur, Kecamatan Keritang, AKabupaten Indragiri Hilir, Jumat (7/11/2025).
Petugas sedang berupaya memadamkan api yang membakar lahan di Desa Pancur, Kecamatan Keritang, AKabupaten Indragiri Hilir, Jumat (7/11/2025).

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mendeteksi 31 sebaran titik panas di sejumlah daerah Provinsi Riau, Jumat (7/11). Bahkan, titik panas yang muncul menjadi yang tertinggi di Pulau Sumatera.


Advertisement

Prakirawan BMKG Pekanbaru Elisa JS Kedang menjelaskan, berdasarkan pantauan radar citra satelit BMKG Pekanbaru sejak pukul 16.00 WIB, total ada 38 titik panas di wilayah Sumatera, 31 di antaranya ada di Riau, disusul Sumatera Barat 5 serta Sumatera Utara dan Sumatera Selatan masing-masing 1 titik.

“Jumlah titik panas di Provinsi Riau masih cukup tinggi di Sumatera. Ini tersebar di sejumlah daerah seperti di Indragiri Hilir 13, Rokan Hulu 5, Siak 4, Pelalawan 4, Kampar 2, Rokan Hilir 2, dan Indragiri Hulu 1,” terangnya, kemarin.

Ya, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekitar 44 hektare terjadi di dua kecamatan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Terbesar terjadi di Desa Pancur Kecamatan Keritang dengan luas mencapai 33 hektare. Sedangkan di Desa Bayas Jaya, Kecamatan Kempas, sekitar 7 hektare dan 7 hektare lagi di Desa Pekan Tua.

Advertisement

Demikian disampaikan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil, Raja Arliansyah melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Ari Syuria, Jumat (7/11). Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Inhil membagi lima regu dalam melakukan pemadaman karhutla di tiga titik api yang kian meluas tersebut.

“Di Kecamatan Keritang tiga tim memadamkan api yang kurang lebih luasnya 33 hektare, di Kecamatan Kempas ada 2 tim dikerahkan dalam pemadaman 2 titik yang luasnya masing-masing 7 hektare,” ucapnya.

Saat ini proses pemadaman hingga pendinginan terus dilakukan tim gabungan BPBD Inhil, Manggala Agni, TNI,Polri hingga masyarakat setempat. “Kita berharap hujan turun agar api bisa segera padam, sedangkan saat ini cuaca panas disertai angin sehingga api terus meluas,” ujarnya.

Advertisement

Dengan kondisi demikian, TRC mengalami kesulitan dalam melakukan pemadaman di lahan gambut tersebut. Ditambah sumber air dan jalan menuju lokasi sangat jauh. Tim sudah melakukan upaca pemadaman karhutla di Desa Pancur sejak 4 hari lalu. Sedangkan di Desa Bayas Jaya dan Pekan Tua sejak dua pekan lalu.

Di Jalan Lintas Riau-Sumbar Berhasil Dipadamkan

Tim Satuan Tugas (Satgas) Gabungan Penanggulangan Bencana Karhutla berhasil memadamkan api yang melahap lahan gambut seluas 2,40 hektare di Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Jumat (7/11). Kebakaran yang terjadi di lahan milik masyarakat Jalan Lintas Riau-Sumbar Km 80-81 ini dilaporkan mulai terjadi pada pagi hari sekitar pukul 08.39 WIB.

Kepala Pusdalops PB BPBD Kampar, Adi Candra Lukita mengonfirmasi bahwa setelah upaya pemadaman intensif, api telah berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya pada sore hari. Adi Candra Lukita menjelaskan, jenis kebakaran yang terjadi di lokasi merupakan ground fire atau kebakaran di bawah permukaan,. Ini sulit ditangani karena membakar lapisan gambut.

Lahan yang terbakar didominasi semak belukar dan berada di titik koordinat 0°17’42”N 100°52’56”E. “Jenis kebakaran ini adalah ground fire, yang membutuhkan penyekatan dan pendinginan intensif. Dampak lahan terbakar diperkirakan seluas 2,40 hektare,” jelasnya.(ayi/*2/kom)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

253 Rumah di Bogor Rusak Akibat Gempa Dangkal M 4,1 

253 Rumah di Bogor Rusak Akibat Gempa Dangkal M 4,1 

BPBD Kabupaten Bogor mencatat 253 rumah dan 5 fasilitas ibadah terdampak gempa Magnitudo 4,1 yang mengguncang Kabupaten Bogor..

Minta Wacana Penggabungan Badan Geologi dan BMKG Dikaji

Minta Wacana Penggabungan Badan Geologi dan BMKG Dikaji

Puan Maharani meminta wacana penggabungan Badan Geologi dan BMKG dikaji secara menyeluruh agar integrasi tersebut benar-benar efektif dalam

Hotspot Kembali Tinggi, Riau Sumbang 205 Titik Panas 

Hotspot Kembali Tinggi, Riau Sumbang 205 Titik Panas 

Hotspot di Riau ada di Inhil 69, Inhu 41, Meranti 24, Bengkalis32, Kampar 1, Kuansing 6, Pelalawan 19, Rohul 3, Siak 9, dan Pekanbaru 1

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer