Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Popda dan Peparpeda 2026 Dibatalkan, Begini Penjelasan Kadispora Riau

D
Penulis: Denny Andrian❯

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Riau Yurnalis


Advertisement

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Riau Yurnalis

 PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XVII Riau  dan ekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) yang direncanakan digelar tahun ini batal. Penyebabnya adalah efisiensi belanja dalam APBD Riau.

Bahkan, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Riau telah menyurati kabupaten/kota terkait pembatalan ini. Dalam surat Nomor: B/400.4/76/DISPORA/2026 tertanggal 7 Mei 2026 tersebut dijelaskan, berdasarkan Surat Edaran Nomor:100.3.4.1/BPKAD/521 tentang Pelaksanaan Efisiensi Belanja dalam APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran 2026 tanggal 4 Februari 2026, maka Popda dan Peparpeda Tahun 2026 dibatalkan.

Advertisement

Dalam surat edaran tersebut juga disampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul dan mengharapkan pengertian dari seluruh pihak terkait. Selanjutnya, pelaksanaan Popda dan Pepearpeda akan diprogramkan kembali pada tahun yang ditetapkan atau pada waktu yang memungkinkan sesuai dengan ketersediaan anggaran.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Riau Yurnalis saat dikonfirmasi mengatakan, keadaan keuangan daerah yang tidak menungkinkan berdampak tidak memungkinkannya diselenggarakannya Popda dan Peparpeda.

Advertisement

‘’Output dari Popda ini adalah pra-Popnas yang juga telah dibatalkan penyelenggarannya ooleh pemerintah pusat,’’ jelasnya, Seninh (11/5/2026).

Sebelumnya, berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bapopsi (Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia) di Jakarta pada 15 Agustus lalu, Popda dijadwalkan digelar Juni dengan cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan dikurangi menjadi empat, yakni basket, bolavoli, sepaktakraw, dan sepakbola.

Sementara pada Popda XVI/2024 lalu sebanyak sembilan cabang olahraga yang dipertandingkan yakni atletik, basket, bulutangkis, renang, sepakbola, sepaktakraw, pencak silat, tenis lapangan, dan bolavoli. Bahkan, sosialisasi sudah dilakukan kepada kabupaten kota.

Ya, pada 12 Februari 2026 lalu, Dispora Riau menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan 12 kabupaten/kota di Aula Dispora Riau Jalan Sutomo Pekanbaru untuk mensosialiasaikan hal ini. Seluruh Kepala Dispora kabupaten/kota diundang bersama pejabat eselon dua yang membidangi kepemudaan dan olahraga.

Lima kepala dinas yang hadir Edi Sakura (Bengkalis), Agus Gunawan (Dumai), Kudri Rama Putra (Indragiri Hilir),  Dodi Asma Saputra (Pelalawan), dan Ahmad Syukur (Indragiri Hulu). Tujuh kabupaten/kota lainnya diwakilkan kepala bidang pemuda dan olahraga.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Pelatih dan Atlet Pertanyakan Sisa Bonus PON dan Peparnas 2024 Tak Kunjung Cair, Begini Kata Kadispora Riau 

Pelatih dan Atlet Pertanyakan Sisa Bonus PON dan Peparnas 2024 Tak Kunjung Cair, Begini Kata Kadispora Riau 

Pelatih dan atlet pertanyakan sisa bonus yang dijanjikan Pemprov Riau melalui Dispora Riau belum juga dicairkan hingga kini

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer