Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Golkar Sesalkan Keributan Dua Kader di DPRD Riau

Y
Penulis: Yusnir.❯
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia. (Dok Jawapos.com)
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia. (Dok Jawapos.com)

Advertisement

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar angkat bicara terkait keributan yang melibatkan dua kadernya di DPRD Riau, yakni Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan dan anggota DPRD Riau Indra  Gunawan Eet, yang terjadi di Kantor DPRD Riau, Kamis (16/7). Peristiwa tersebut mendapat perhatian serius dari pimpinan pusat partai berlambang pohon beringin itu.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menyayangkan insiden yang terjadi di ruang dewan tersebut. Menurutnya, tindakan yang dipertontonkan kedua legislator itu tidak mencerminkan sikap seorang wakil rakyat yang semestinya menjadi teladan bagi masyarakat.

Ia menilai setiap persoalan yang muncul dalam forum resmi semestinya dapat diselesaikan secara dewasa melalui musyawarah dan dialog, bukan dengan meluapkan emosi yang berujung pada ketegangan fisik.

"Seharusnya sebagai wakil rakyat bisa kasih contoh yang baik kepada masyarakat. Semua persoalan bisa diselesaikan dengan akal sehat, rasional dan dialog, bukan dengan emosi apalagi adu fisik," kata Ahmad Doli Kurnia kepada wartawan, Kamis (16/7).

Doli mengaku telah memperoleh informasi awal mengenai kronologi peristiwa tersebut. Berdasarkan penelusurannya, keributan bermula ketika pembahasan rapat yang sedang berlangsung memanas.

Advertisement

"Saya sudah cek, persoalan itu berawal dari saudara Eet yang disebut memojokkan saudara Parisman. Padahal rapat itu sedang membahas urusan anggaran. Saudara Parisman pun kemudian terpancing emosi," ucapnya.

Meski demikian, DPP Golkar menegaskan bahwa perbedaan pendapat di internal partai tidak boleh berkembang menjadi konflik terbuka yang justru mencoreng nama baik partai di hadapan publik.

"Seharusnya sesama anggota Fraksi Partai Golkar bisa saling menjaga nama baik kolega, soliditas, dan marwah Golkar. Bukan saling tuding dan merasa hebat-hebatan, apalagi di depan anggota DPRD lain dan publik," tegasnya.

Untuk mencegah persoalan semakin meluas, DPP meminta pimpinan Partai Golkar di Riau segera mengambil langkah penyelesaian secara internal dengan mempertemukan kedua kader tersebut.

"Saya berharap pimpinan Partai Golkar di sana dapat segera menyelesaikan urusan mereka, dengan memanggil mereka berdua, agar tidak memperpanjang persoalan, apalagi melibatkan antar kelompok masing-masing," ujar Doli.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Musda Golkar Bengkalis Jadi Ajang Reuni 

Musda Golkar Bengkalis Jadi Ajang Reuni 

Musda Golkar Bengkalis di Mandau menjadi ajang reuni tokoh politik. Fakhtiar Qadri ditetapkan sebagai calon tunggal ketua Golkar Bengkalis.

Musda Partai Golkar Bengkalis Digelar 27 Oktober  

Musda Partai Golkar Bengkalis Digelar 27 Oktober  

Musda Partai Golkar Bengkalis dijadwalkan 27 Oktober 2026 di Mandau, dengan pendaftaran peserta dimulai sehari sebelumnya.

Perkuat Soliditas, Perjuangkan Kepentingan Masyarakat

Perkuat Soliditas, Perjuangkan Kepentingan Masyarakat

Roni Amriel mengajak kader Golkar memperkuat soliditas dan mengutamakan kepentingan masyarakat pada momentum HUT ke-62 Partai Golkar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer