Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemprov Riau Targetkan Raih Opini Kualitas Tinggi dari Ombudsman 

S
Penulis: Soleh Saputra❯
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto. (Istimewa)
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto. (Istimewa)

Advertisement

 


PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Provinsi Riau menargetkan peningkatan kualitas pelayanan publik dengan membidik Opini Kualitas Tertinggi pada Penilaian Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2026 oleh Ombudsman Republik Indonesia. 

Target tersebut diwujudkan melalui penguatan upaya pencegahan maladministrasi dan pembenahan sistem pelayanan di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Advertisement

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Sosialisasi Penilaian Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2026 (Entry Meeting Opini Ombudsman RI) yang digelar di Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri Syariah, Kamis (23/7/2027). Kegiatan ini menjadi langkah awal menyamakan persepsi antara Ombudsman dan penyelenggara pelayanan publik menjelang pelaksanaan penilaian nasional.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto mengatakan, capaian kategori kualitas tinggi (zona hijau) yang diraih Pemerintah Provinsi Riau pada tahun sebelumnya harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan mutu pelayanan.

Advertisement

Menurutnya, penilaian Ombudsman bukan sekadar mengejar nilai, tetapi menjadi instrumen evaluasi untuk memastikan pelayanan publik semakin profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

"Zona hijau bukan berarti pekerjaan kita telah selesai. Tahun 2026 kita harus meningkatkan capaian menuju kategori Kualitas Tertinggi sekaligus memastikan pelayanan publik semakin bebas dari potensi maladministrasi," tegas SF Hariyanto.

Ia menjelaskan, sistem penilaian Ombudsman kini tidak lagi hanya menilai kelengkapan standar pelayanan, tetapi juga mengukur kualitas implementasi pelayanan melalui berbagai indikator, mulai dari aspek input, proses, output, pengelolaan pengaduan, tingkat kepercayaan masyarakat, hingga kepatuhan terhadap tindak lanjut rekomendasi Ombudsman.

Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta menjadikan hasil penilaian sebagai dasar melakukan pembenahan pelayanan secara berkelanjutan.

"Catatan dan masukan Ombudsman harus kita jadikan bahan evaluasi. Saya meminta seluruh perangkat daerah mengikuti sosialisasi ini dengan sungguh-sungguh, kemudian menyusun langkah perbaikan yang jelas, memiliki penanggung jawab, dan target penyelesaian yang terukur," ujarnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Kekurangan Tenaga Medis, Pemprov Riau Akan Rekrut Perawat 

Kekurangan Tenaga Medis, Pemprov Riau Akan Rekrut Perawat 

Pemerintah Provinsi Riau akan kembali merekrut tenaga keperawatan. Hal ini dilakukan untuk menutupi kekurangan tenaga medis.

Aktivitas dan Ekonomi Warga Terdampak, Kerusakan Jalan Sontang-Duri Butuh Perhatian Serius Pemprov Riau

Aktivitas dan Ekonomi Warga Terdampak, Kerusakan Jalan Sontang-Duri Butuh Perhatian Serius Pemprov Riau

Kerusakan ruas jalan provinsi yang menghubungkan Desa Sontang Kabupaten Rohul dengan Duri Kabupaten Bengkalis kian memprihatinkan

Pemprov Riau Gandeng Perusahaan untuk Perbaikan Ruas Jalan Mahato-Manggala

Pemprov Riau Gandeng Perusahaan untuk Perbaikan Ruas Jalan Mahato-Manggala

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto mengatakan Pemprov Riau menggandeng perusahaan untuk perbaikan ruas jlan Mahato-Manggala

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer