Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Titik Panas Naik Lagi, 64 Terdeteksi di Riau

T
Penulis: Tim Redaksi❯
Polres Kampar bersama unsur forkopimda memasang plang peringatan larangan berkegiatan di areal bekas karhutla seluas sekitar 14 hektare di Jalan Keluarga, RT 002/RW 001, Dusun II, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Rabu (2/9/2026). (Humas polres untuk Riau Pos)
Polres Kampar bersama unsur forkopimda memasang plang peringatan larangan berkegiatan di areal bekas karhutla seluas sekitar 14 hektare di Jalan Keluarga, RT 002/RW 001, Dusun II, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Rabu (2/9/2026). (Humas polres untuk Riau Pos)

Advertisement

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Sempat mengalami penurunan secara signifikan selama beberapa hari terakhir, hotspot atau titik panas di Riau kembali naik, Rabu (2/8). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mendeteksi sebanyak 64 titik panas tersebar di Riau, naik tiga kali lipat dari sebelumnya yang hanya terdeteksi 20 titik.

Prakirawan BMKG Pekanbaru, Putri Santy S menjelaskan, bukan hanya di Riau tetapi, secara keseluruhan terdapat peningkatan jumlah titik panas di Pulau Sumatera yang berki­sar 1.553 pukul 16.00 WIB. ‘’Hotspot di Riau tersebar di delapan kabupaten dan kota,’’ ujarnya, kemarin.

Advertisement

Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 17. Diikuti Indragiri Hulu (Inhu) 13, Pelalawan 12, Siak 9, Kepulauan Meranti 7, Kuantan Singingi (Kuansing) 3, Kota Dumai 2, dan Rokan Hulu 1 titik.

“Di tengah peningkatan hotspot tersebut, jarak pandang di sejumlah wilayah Riau masih tergolong cukup baik. Pada pukul 16.00 WIB, jarak pandang di Pekanbaru tercatat 7 kilometer (km), Rengat (Inhu, red) 6 kilometer, Pelalawan 8 kilometer, dan Tambang (Kampar, red)8 kilometer,” jelasnya.

Advertisement

Sementara itu, titik panas yang sebar di Pulau Sumatera masih didominasi Provinsi Sumatera Selatan, yakni 998 titik. Disusul Bangka Belitung (Babel) 259, Jambi 88, Lampung  81, Kepulauan Riau (Kepri) 29, Sumatera Utara (Sumut) 12, Aceh 8, Bengkulu 8, dan Sumatera Barat (Sumbar) 6 titik.

Karhutla Tersisa di Tiga Daerah

Meski titik panas di Riau menurun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau mencatat, hingga kemarin kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hanya tersisa di tiga daerah. Yakni di Bengkalis, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir. 

Namun titik karhutla tersebut tidak terlalu besar dan masih terus dilakukan upaya pemadaman. “Untuk titik karhutla hanya tinggal di tiga daerah saja. Yakni Bengkalis, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir. Saat ini juga masih terus dilakukan pemadaman,” sebut Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal, kemarin.

Pihaknya tetap menekankan pentingnya proses pendinginan, khususnya pada lahan gambut. Pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa dan berpotensi kembali memicu kebakaran setelah api di permukaan berhasil dipadamkan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, Karhutla Riau Masih Membara 

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, Karhutla Riau Masih Membara 

Api kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau masih membara. Hal itu membuat kualitas adara di Kota Pekanbaru sudah tidak sehat

Riau Dapat Perhatian Khusus Terkait Karhutla

Riau Dapat Perhatian Khusus Terkait Karhutla

Menhut Raja Juli Antoni meninjau langsung lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan

Kolaborasi Hadapi Karhutla, Personel dan Peralatan di Riau Dimaksimalkan

Kolaborasi Hadapi Karhutla, Personel dan Peralatan di Riau Dimaksimalkan

Pemerintah Provinsi Riau mendorong kolaborasi dengan dunia usaha dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer