Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Titik Api Baru Muncul di Bengkalis

T
Penulis: Tim Redaksi❯
Tim gabungan masih berupaya melakukan pemadaman dan pendinginan Karhutla di Dusun 1, Desa Teluk Lancar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, yang sudah memasuki hari keenam, Senin  (13/9/2026). (Istimewa)
Tim gabungan masih berupaya melakukan pemadaman dan pendinginan Karhutla di Dusun 1, Desa Teluk Lancar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, yang sudah memasuki hari keenam, beberapa waktu lalu. (Istimewa)

Advertisement

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kebakaran hutan dan lahan di Riau belum tertangani secara maksimal. Bahkan, titik api baru muncul di Kecamatan Bantan, Bengkalis. Lokasi yang terbakar tersebut berada di dekat lokasi kebakaran yang sebelumnya sudah berhasil dipadamkan.

“Ada muncul titik api baru di Bengkalis. Lokasinya berada di dekat yang sebelumnya terbakar. Saat ini masih dilakukan pemadaman oleh tim gabungan,” ujar Kepala Badan Pe­nanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau M Edy Afrizal, Senin (14/9).

Selain mengarahkan tim darat, dua helikopter water bombing juga sudah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Pihaknya juga melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di sekitar wilayah Bengkalis. “OMC juga kami laksanakan karena ada potensi awan,” ujarnya.

Untuk membantu penanganan karhutla, pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan bantuan helikopter water bombing. “Kita mendapatkan bantuan empat unit helikopter water bombing. Dua di antaranya kemarin masih maintenance, tapi sekarang sudah selesai dan kembali bisa digunakan,” katanya.

Kabut Asap Rohul Diduga Kiriman

Advertisement

Kabut asap kembali menyelimuti Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dan udara mulai memburuk. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohul pun kembali menghentikan sementara pembelajaran tatap muka (PTM) di seluruh satuan pendidikan. Mulai, Selasa (15/9) siswa PAUD/TK, SD, dan SMP negeri maupun swasta tidak mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring dari rumah. 

Kebijakan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Bupati Rohul Nomor 26 Tahun 2026 tentang Kewaspadaan dan Langkah Antisipasi Dampak Kabut Asap bagi Satuan Pendidikan di Kabupaten Rohul. “Untuk sementara mulai besok (hari ini, red), seluruh siswa mengikuti PJJ atau daring dari rumah. Untuk selanjutnya akan dievaluasi melihat perkembangan kualitas udara,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Rohul Alreza Ahyu, Senin (14/9) petang.

Dalam pelaksanaan PJJ, kepala sekolah dan guru diminta memastikan proses pembelajaran tetap efektif. Materi dan tugas yang diberikan juga harus disesuaikan dengan kondisi peserta didik agar tidak menambah beban siswa. Sementara itu, kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan tetap bekerja sebagaimana mestinya untuk memastikan proses pembelajaran tetap berjalan.

‘’Kami  meminta seluruh warga satuan pendidikan serta orang tua atau wali murid menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) secara ketat. Orang tua diminta memastikan anak-anak tetap berada di dalam rumah dan menghindari aktivitas di luar ruangan selama kondisi udara belum membaik,’’ ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Rohul Zulhendri menyebutkan, kabut asap yang kembali menyelimuti wilayah Rohul diduga merupakan kiriman dari kabupaten/kota lain yang saat ini terdeteksi memiliki titik api akibat karhutla.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

APHI Riau Gotong Royong dan Kolaborasi Tingkat Tapak Cegah dan Pemadaman Karhutla Paling Efektif

APHI Riau Gotong Royong dan Kolaborasi Tingkat Tapak Cegah dan Pemadaman Karhutla Paling Efektif

Ketua APHI Komda Riau Muller Tampubolon mengatakan gotong royong dan kolaborasi tingkat tapak cegah dan pemadaman karhutla paling efektif.

Aslog Kapolri- Kapolda Riau Pimpin Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Aslog Kapolri- Kapolda Riau Pimpin Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Polres Pelalawan dalam upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Pelalawan mendapat penguatan dari Mabes Polri

Penghargaan dari Desa Dorong Keberlanjutan Kolaborasi Cegah Karhutla di Riau

Penghargaan dari Desa Dorong Keberlanjutan Kolaborasi Cegah Karhutla di Riau

Muller Tampubolon sebut hubungan saling mendukung antara PBPH dan masyarakat perlu terus dijaga sebab ancaman karhutla dapat melintasi batas

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer