
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Dalam waktu beberapa jam saja, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru kembali menemukan lonjakan titik panas di wilayah Riau, Rabu (16/9). Riau pun turut berperan menambah ribuan titik panas di Pulau Sumatera.
Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru Indah DN menjelaskan, berdasarkan pantauan radar citra satelit BMKG Pekanbaru pukul 16.00 WIB, jumlah titik panas di Riau kini melonjak dari sebanyak 115 menjadi 125 titik. Ratusan titik panas tersebut masih tersebar di tujuh daerah.
Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) masih daerah dengan hotspot terbanyak yakni 73 titik. Kemudian Kampar 34, Indragiri Hilir (Inhil) 11, Dumai 3, Kuantan Singingi (Kuansing), Pelalawan 1, Rokan Hulu (Rohul) 1, dan Siak 1.
Baca Juga: Meroket, 125 Hotspot Terdeteksi di Riau
‘’Sebanyak delapan titik panas di antaranya di level confidence (tingkat kepercayaan) tinggi, satu rendah, dan selebihnya di level confidence sedang,” ujar Indah DN kepada Riau Pos, kemarin.
“Untuk jarak pandang di Pekanbaru 3,5 kilometer terhalang asap, Rengat (Inhu) 5 kilometer, Pelalawan 4 kilometer, dan Tambang (Kampar) 4 kilometer,’’ tambahnya.
Tak hanya itu, BMKG juga mencatat, pada pukul 15.00 konsentrasi Particulat Matter (PM 2 5) Pekanbaru berada di level 110,4. ‘’Angka ini menempatkan udara Pekanbaru masih pada kategori tidak sehat,” ujarnya.
Sementara itu, secara keseluruhan hotspot di Pulau Sumatera mencapai 1.930 titik. Provinsi Sumatera Selatan masih menjadi wilayah dengan kontribusi terbesar, yakni 1.414 titik. Diikuti Jambi 182, Bangka Belitung 118, Lampung 80, Sumatera Barat 9, Sumatera Utara 1, dan Kepulauan Riau 1.
Tingginya titik panas di Inhu ternyata disebabkan belum terkendalinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah tersebut. Upaya pemadamanmasih dilakukan di Desa Pulau Jumat, Kecamatan Kuala Cenaku, Rabu (16/9).
Kepala Manggala Agni Daops Sumatera VII/Rengat, Muhammad Ilham Sidik mengatakan, penanganan di lokasi tersebut telah memasuki hari kelima. Karhutla terjadi di kawasan bergambut yang membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan lebih intensif. “Saat ini sudah masuk penanganan hari kelima lokasi karhutla di Desa Pulau Jumat, Kuala Cenaku,” kata Ilham.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




